Muslimahwahdah.or.id - MAKASSAR, Selasa (4/3/2025), Muslimah Wahdah Pusat mengadakan kegiatan Ifthar Jama'i di Pusat Dakwah Muslimah Antang yang dihadiri oleh pengurus Muslimah Wahdah Pusat, Pengurus Wahdah Islamiyah, kader, dan keluarga-keluarga pengurus.
Ifthar Jama'i ini berlangsung di Ruangan Maryam dan Aisyah bagi muslimah dan muslim di Aula Aqobah. Kegiatan ini menghadirkan DR. Muhammad Bashran Yusuf, Lc. MA sebagai pemateri.
Dalam kesempatan tersebut, Dosen STIBA Makassar ini menyampaikan banyak hal penting terkait bagaimana mengoptimalkan ibadah selama bulan suci Ramadhan, dan menjadikan Ramadhan kali ini sebagai Ramadhan terbaik sepanjang masa, terutama untuk kaum muslimah.
"Ramadhan terbaik sepanjang masa memang adalah cita-cita setiap kita. Kita ingin mewujudkan sabda nabi, jadikan amalan yang paling terakhir. Jadikan hari itu paling baik dari diri kita," ujarnya.
Berikut adalah lima poin utama yang disampaikan untuk menjadikan Ramadhan terbaik dan penuh berkah:
1. Prioritaskan Amalan Wajib
Dalam bulan Ramadhan, amalan wajib harus menjadi prioritas utama. Ustadz Bashran Yusuf mengingatkan bahwa Allah sangat mencintai amalan wajib.
“Seorang hamba ketika ingin beribadah kepada-Ku, amalan yang paling dicintai adalah amalan yang wajib,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kita harus fokus pada amalan wajib seperti sholat lima waktu sebelum terfokus pada amalan sunnah seperti sholat tarawih. Terutama bagi wanita, yang harus memastikan amalan wajib sudah maksimal sebelum beralih ke amalan sunnah.
2. Perbanyak Amalan Sunnah Setelah Wajib
Setelah melaksanakan amalan wajib, amalan sunnah menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah. “Ketika seorang hamba sudah menyelesaikan amalan wajibnya, kemudian ia melaksanakan amalan sunnah, maka Allah akan menjadikan seluruh panca indera orang tersebut terjaga,” jelasnya.
Hal ini mengingatkan kita bahwa amalan sunnah setelah kewajiban merupakan sarana untuk meraih kecintaan Allah dan menjadi lebih dekat dengan-Nya. Di bulan Ramadhan, penting bagi setiap anggota keluarga untuk memberi kesempatan bagi pasangan mereka untuk beribadah dengan maksimal.
3. Ramadhan: Bulan Keluarga dan Saling Menguatkan
Ramadhan adalah bulan yang tidak hanya diisi dengan ibadah individual, tetapi juga menjadi bulan untuk mempererat ikatan keluarga. Ustadz kelahiran Sinjai ini mengingatkan bahwa keluarga, terutama suami dan istri, harus saling mendukung dalam menjalankan ibadah.
"Ramadhan adalah bulan keluarga, mari saling mengingatkan dan mendukung antara suami dan istri dalam menunaikan kewajiban," tuturnya.
Di bulan suci ini, peran pasangan untuk saling menguatkan sangatlah penting agar setiap anggota keluarga bisa menjalani ibadah dengan penuh keberkahan.
4. Maksimalkan Sedekah dan Membaca Al-Qur'an
Bulan Ramadhan juga merupakan bulan yang sangat identik dengan Al-Qur'an dan sedekah. Pembina Yayasan Embun Imani Mandiri ini, Ramadhan waktu yang tepat untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an.
"Ulama kita mengatakan, amalan yang paling utama adalah mengaji," ujarnya. Tak hanya sekadar membaca, ia juga menekankan pentingnya tadabbur atau merenungkan makna Al-Qur'an agar kita bisa mengamalkan hikmah yang terkandung di dalamnya. Tak lupa mengajak setiap orang untuk memiliki agenda khusus untuk tadabbur agar Ramadhan tahun ini dapat memberikan keberkahan yang luar biasa.
5. Doa untuk Keberkahan Ramadhan
Di bulan Ramadhan, berdoa adalah salah satu amalan yang sangat penting dan tidak boleh terlewatkan. Dewan Pembina DPLN Wahdah Islamiyah ini mengingatkan kita untuk selalu memperbanyak doa dan meminta kepada Allah untuk kebaikan dunia dan akhirat.
Salah satu doa yang diajarkan Nabi Muhammad kepada Aisyah yang sangat relevan di bulan Ramadhan adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَولٍ أَوْ عَمَلٍ ، وَأَعُوْذُ بِكَ مَنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ ، وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لِي خَيْرًا
Artinya : Ya Allah, aku memohon kepada-Mu semua kebaikan yang disegerakan maupun yang ditunda, apa yang aku ketahui maupun tidak aku ketahui. Aku berlindung kepada-Mu dari semua keburukan, baik yang disegerakan maupun yang ditunda, yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu dari kebaikan apa yang diminta oleh hamba dan Nabi-Mu Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari apa yang diminta perlindungan oleh hamba dan nabi-Mu. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu surga dan apa yang mendekatkan kepadanya baik berupa ucapan maupun perbuatan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka dan apa yang mendekatkan kepadanya baik berupa ucapan atau perbuatan. Dan aku memohon kepada-Mu semua takdir yang Engkau tentukan baik untukku. (HR. Ibnu Majah, no. 3846 dan Ahmad, 6:133. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini sahih).
Doa ini memohon kepada Allah agar diberikan segala kebaikan yang diketahui dan dijauhkan dari segala keburukan.
Ia menekankan pentingnya doa ini karena Ramadhan adalah waktu yang sangat mustajab untuk berdoa. Berdoalah dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan memberikan apa yang terbaik sesuai dengan pengetahuan dan kebijaksanaan-Nya.
Ramadhan adalah waktu yang sangat berharga dan penuh berkah. Dengan mengikuti lima hal penting ini memprioritaskan amalan wajib, memperbanyak sunnah, saling menguatkan dalam keluarga, memperbanyak sedekah dan membaca Al-Qur'an, serta memperbanyak doa, kita dapat memaksimalkan potensi spiritual kita. Jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mendapatkan keberkahan dan kecintaan Allah di bulan Ramadhan yang penuh rahmat.*** (Ahy)
0 Komentar
Belum ada pesan