Muslimahwahdah.or.id - Yogyakarta, Muslimah Wahdah Daerah (MWD) Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan Kajian Muslimah bertema “Malin Kundang Zaman Now” pada Ahad, 12 Juli 2026, bertempat di Teras Dakwah, Nitikan. Kajian ini menghadirkan Ustadzah Lulu Choriroh, S.Ag, selaku Ketua Muslimah Wahdah Wilayah DIY, sebagai pemateri. Kajian ini membahas kitab Al-Adabul Mufrad karya Imam Al-Bukhari yang berisi hadis-hadis tentang adab dan akhlak, khususnya mengenai birrul walidain (berbakti kepada kedua orang tua).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an, penyampaian materi, sesi tanya jawab, serta diakhiri dengan dokumentasi bersama.
Suasana kajian berlangsung dengan penuh kekhusyukan. Tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat para jamaah menyimak materi dengan antusias.
Salah satu pembahasan yang menarik perhatian peserta adalah penjelasan mengenai pentingnya menjaga silaturahim dengan kerabat dan sahabat orang tua, bahkan ketika kedua orang tua telah meninggal dunia. Hal tersebut memberikan wawasan baru bagi para jamaah bahwa adab kepada orang tua tidak berhenti ketika mereka telah tiada.
Pada sesi diskusi dan tanya jawab, beberapa jamaah juga menyampaikan berbagai persoalan keluarga yang dihadapi. Secara tidak langsung, sesi ini menjadi ruang berbagi dan refleksi bagi peserta mengenai hubungan dengan orang tua dan keluarga besar.
Jawaban serta nasihat yang disampaikan oleh pemateri dinilai sangat menenangkan, bijaksana, dan memberikan solusi berdasarkan tuntunan syariat Islam.
Salah seorang peserta kajian, Nurul, menyampaikan kesan dan pesannya. “Saya sangat bersyukur bisa mengikuti kajian ini. Kajian ini menambah wawasan saya tentang bagaimana kita harus berperilaku kepada kedua orang tua, selalu mengutamakan mereka dalam segala kondisi, dan menyadari bahwa orang tua tetap menjadi nomor satu,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, MWD Kota Yogyakarta berharap semakin banyak muslimah yang terdorong untuk mempelajari dan mengamalkan adab-adab yang diajarkan Rasulullah ﷺ, khususnya dalam berbakti kepada kedua orang tua serta menjaga hubungan baik dengan keluarga.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan menjadi pintu bagi masyarakat untuk terus menuntut ilmu melalui program pembinaan Islam seperti BII, Dirosa, dan Tahsin, sehingga lahir pribadi-pribadi muslimah yang berilmu, berakhlak, dan penuh bakti kepada orang tua.
0 Komentar
Belum ada pesan