Muslimahwahdah.or.id - Jakarta, "Birruh Biddam Nafdika Yaa Aqsha!" Seruan penuh semangat menggema dalam ruangan aula gedung SG2 Asrama Haji Pondok Gede dalam Dialog Kemanusiaan Bersama Aktivis Global Sumud Flotilla yang bertema "Internasionalisasi Gerakan: Membangun Jaringan Aktivisme Jaringan Global", Jumat (21/8/2026).
Dialog ini merupakan rangkaian dari agenda Muktamar V Wahdah Islamiyah dengan menghadirkan Dr. Maimon Herawati, S.Sos, M.Litt. sebagai narasumbernya. Sosok Dr. Maimun dikenal sebagai aktivis Kemanusiaan Palestina yang juga merupakan Dosen Jurnalistik Universitas Padjajaran Bandung.
Baginya, Wahdah Islamiyah punya jejak perjuangan islam yang panjang. Diantaranya merupakan pejuang di era perjuangan jilbab, aktif dalam program pelayanan sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat, terlibat dalam kampanye kesehatan dan pola hidup sehat bagi perempuan dan keluarga,dan punya kontribusi dalam kegiatan pemberdayaan ekonomi dan pendidikan umat.
"Muslimah Wahdah sudah lama menjadi pejuang syariat, kita merasakan bagaimana hijab harus diperjuangkan desekolah, sampai ada beberapa muslimah sampai di kunci dikamar mandi ya. harus tanda tangan demi foro ijazah tidak memerlihatkan telinga," kenangnya.
Di sisi lain ia juga menyinggung soal beberapa kekuatan khas muslimah dalam sebuah gerakan global yaitu cakap dalam membangun komunikasi, mampu meredakan konflik, memastikan yang lemah tidak tertinggal, dan memiliki sifat yg suka "ngemong/mengasuh".
Dalam penghujung materinya, ia pun menyampaikan harapan besarnya untuk Muslimah Wahdah Islamiyah karena kiprahnya yang sudah cukup lama ini, sudah waktunya untuk bersiap secara global "Besar harapan saya Wahdah islamiyah melahirkan banyak generasi muda yg semakin berkibar dalam kerja-kerja internasional baik itu gerakan Palestina ataupun bidang lainnya," ujarnya.
0 Komentar
Belum ada pesan