Muslimahwahdah.or.id - MAKASSAR, Silaturahim dan Tablig Akbar Muslimah, dengan tema "Merajut Harmoni, Menguatkan Negeri untuk Indonesia Berkah" Di Aula Hotel Grand Safanah, Bahoruru Ahad (02/08/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 111 peserta dititik MWD Morowali, dan 2 MWC lainnya, MWC Bumi Raya dengan jumlah peserta 93 peserta, dan MWC Bahodopi 43 peserta.
Kegiatan ini sabagai ajang silaturahim antar sesama para muslimah se-kabupaten morowali, yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan serta mempererat silaturahmi, serta mampu menjadi bahan muhasabah diri untuk lebih baik lagi kedepannya.
Uniknya kegiatan ini dihadiri peserta yang berasal dari pelosok luar kecamatan Bungku Tengah. Antusias dan semangat mereka tak pernah padam meskipun jarak antar trmpat tingg mereka dan lokasi kegiatan berjauhan. Semoga Allah selalu mengistiqomahkan para ibu-ibu dalam menuntut ilmu.
Ketua Umum Wahdah Islamiyah, KH. Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A., dalam sambutan nasional yang ditayangkan secara serentak, menegaskan bahwa Salam Indonesia yang merupakan salah satu rangkaian "Semarak Muktamar" merupakan program strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi menjelang Muktamar.
Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga amal jama'i, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta mempersiapkan generasi rabbani yang mampu menjadi pelopor dakwah dan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.
Setelah kegiatan berakhir, dirangkaikan dengan pengumuman para pemenang lomba "SEMARAK MUKTAMAR", dan pembagian liqo (Kelompok Belajar DIROSA) untuk para peserta. Dan penyerahan berbagai doorprize menarik dan hadiah lomba games untuk para peserta.
Ustadzah Sulastriyani, S.Pd. juga menyampaikan bagaimana peran seorang muslimah atau perempuan sebagai pilar ketahanan keluarga dan membangun peradaban yang tidak hanya dengan berkembangnya manusia, terbentuknya masyarakat, sistem pemerintahan, ekonomi, teknologi, hukum, budaya dan kemajuan material lainnya, namun juga peradaban yang maju secara intelektual, moral dan spiritual yang di bangun di atas pondasi tauhid, akidah, akhlak, ibadah dan nilai nilai islam.
"Yang mana hal tersebut dapat di wujudkan dengan mananamkan nilai nilai islam dalam keluarga, sebagaimana fungsi keluarga, khususnya muslimah atau ibu adalah sebagai madrasah pertama (madratul al ula), tempat anak menerima pendidikan pertama sebelum mengenal masyarakat, dan pendidikan dalam keluarga di awali dengan mendidik diri diri kita, sebagaimana yang Allah telah maktubkan dalam firman-Nya QS. An-Nisa ayat 34, agar kita menjadi muslimah yang sholihat atau baik, qonitat, taat kepada Allah, dan hafidhot menjaga kehormatan, menjalankan tugas dan amanah dengan sebagaimana mestinya, baik amanah sebagai ibu, istri, anak, atau posisi anggota keluarga lainnya yakni dengan melindungi keluarga kita dari api neraka, dengan cara mentaati Allah, menjauhi maksiat dan benyak mengingat Allah Subhanahu wata'ala," ujarnya.
Harapannya kegiatan ini selalu menjadi alasan bertambahnya semangat belajar, dan ukhuwah islamiyah makin erat antar sesama muslimah se-Kabupaten Morowali. Dan mampu berkontribusi nyata untuk perubahan, mewujudkan Indonesia yang harmonis dan berkah.
0 Komentar
Belum ada pesan