MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Pra-Muktamar V Wahdah Islamiyah Resmi Dibuka, Muslimah Didorong Perkuat Peran dalam Arah Strategis Organisasi

Muslimahwahdah.or.id - MAKASSAR, Perhelatan Muktamar V Wahdah Islamiyah semakin dekat, untuk mengawali itu rangkaian sidang Pra Muktamar diadakan secara daring Zoom, Jum'at - Ahad (7-9/8/2026) sebagai bagian tahapan penting dari kegiatan ini.

Pra Muktamar ini diikuti oleh 2.208 peserta yang terdiri dari unsur pengurus pusat, wilayah, hingga daerah. Ada 13 materi pembahasan yang telah disusun oleh tim perumus beberapa waktu belakangan ini.

Ustadzah Harisa Tipa Abidin, Ketua Muslimah Wahdah periode 2022-2026 pentingnya memastikan perspektif dan kebutuhan Muslimah turut mewarnai pembahasan strategis organisasi.

Jumlah kader muslimah yang telah menyentuh angka 100 ribu menjadi isyarat bahwa posisi muslimah tidak hanya menjadi bagian struktur kepengurusan Wahdah Islamiyah, tetapi memiliki tanggung jawab besar dalam perjalanan dakwah.

"Akan tetapi bahwa jumlah 100-an ribu ini adalah isyarat adanya tanggung jawab yang tidak kecil yang harus diusung oleh para Muslimah yang nantinya akan terpilih untuk melanjutkan tongkat estafet kepengurusan di tingkat ini. Baik di tingkat pusat, tingkat wilayah, daerah, dan juga di tingkat cabang," ujarnya.

Ummu Khalid sapaan akrabnya juga menekankan bahwa tanggung jawab yang diemban harus juga beriringan dengan penjagaan nilai dan batasan syariat sebagai seorang muslimah.

"Mari kita terus menjaga di tengah kencangnya tuntutan dan tanggung jawab tersebut, mari terus kita memelihara mata batin. Penjagaan bukan berarti ada batasan. Juga sebaliknya, tanggung jawab dan ruang bukan berarti tanpa adanya aturan asas," ajaknya secara tegas.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas batin, daripada hanya sekedar menjalankan aktivitas dakwah itu sendiri. Menjaga keaslian dakwah dan berlomba-lomba dalam kebaikan dan tetap memberikan amar makruf nahi mungkar.

Sementara itu, Ketua Harian Wahdah Islamiyah, Ustad Rahmat Abdurrahman, Lc mengatakan bahwa esensi Pra Muktamar ini agar telah tersusun draft draft usulan yang nanti akan disahkan saat Muktamar V, 22 Agustus nanti di Jakarta sebagai pertimbangan efisiensi.

Senada dengan hal tersebut, Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah, Ustad KH Zaitun Rasmin, Lc melalui Pra Muktamar ini menjadi wadah untuk mengefektifkan pembahasan sebelum Muktamar nantinya.

Menurutnya, Muktamar ini bukan hanya agenda formal saja, tapi dapat melahirkan konsep, strategi, program, hingga semangat baru untuk Wahdah Islamiyah ke depannya.

"Muktamar kita ini sangat strategis. Harapannya, dapat membawa kita ke satu hasil konsep, strategi, dan program-program, juga semangat dan tekat untuk mewujudkan visi 2030 kita dengan waktu yang masih tersisa saat ini sementara masih banyak variabel yang belum terpenuhi," ujarnya.

Pra Muktamar Wahdah Islamiyah ini diharapkan menjadi ruang mematangkan materi, gagasan, dan rekomendasi sebelum diadakan Muktamar nantinya.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan