Muslimahwahdah.or.id - Mamuju, Sebanyak 537 peserta menghadiri kegiatan Tasyakuran Dirosa yang diselenggarakan di Masjid Suada, Mamuju, pada Ahad, 19 Juli 2026. Mengusung tema “Harmoni Cinta dan Perjuangan Al-Qur’an”, kegiatan ini menjadi momentum syukur sekaligus penguatan komitmen untuk terus hidup bersama Al-Qur’an.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh dr. Hj. Sitti Sulfia Suhardi, S.Ked., selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mamuju. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi semangat para peserta dalam mempelajari Al-Qur’an serta mendorong agar pembelajaran ini terus berlanjut dan memberi dampak nyata dalam keluarga dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Muslimah Wahdah Mamuju, Nurliah, S.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya integrasi dan sinergi antara pemerintah dan lembaga dalam mewujudkan program-program kebaikan, khususnya dalam pembinaan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Dalam sambutan dari Hj. Sitti Sulfia Suhardi, S.Ked., disampaikan bahwa "perjalanan belajar Al-Qur’an bukanlah akhir, melainkan awal dari komitmen untuk terus hidup bersama Al-Qur’an. Setiap huruf yang dipelajari dan setiap langkah menuju majelis ilmu menjadi amal bernilai di sisi Allah. Selain itu, ditekankan pula bahwa seorang muslimah, terlebih sebagai ibu, memiliki peran penting dalam menjadikan Al-Qur’an sebagai cahaya dalam keluarga serta menumbuhkan generasi yang mencintai Al-Qur’an.
Peserta juga diajak untuk tidak berhenti pada kelulusan Dirosa, tetapi terus melanjutkan proses belajar, mengamalkan, mengajarkan, serta memperjuangkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan Ustadzah Maharani, S.Si., Gr. sebagai pemateri dengan moderator Ustadzah Kartini Baharuddin, S.Si. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya menjaga interaksi dengan Al-Qur’an secara konsisten, memperkuat niat dalam belajar, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan solusi atas berbagai persoalan.
Dari total 537 peserta yang hadir, terdiri atas 336 peserta Tasyakuran dan 201 peserta pendamping, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan antusias. Suasana haru dan syukur menyelimuti kegiatan, mencerminkan perjalanan panjang para peserta dalam belajar Al-Qur’an melalui program Dirosa.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak muslimah yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam membangun keluarga dan masyarakat yang Qur’ani.
0 Komentar
Belum ada pesan