MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Tak Sekadar Nobar SALAM INDONESIA, Ratusan Muslimah Sinjai Dapat Edukasi Mengenai Rinitis Alergi

Muslimahwahdah.or.id - KABUPATEN SINJAI, Sebanyak 360 muslimah dari Kecamatan Sinjai Utara, Sinjai Timur, Bulupoddo, dan Tellulimpoe menghadiri kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Silaturahmi dan Tablig Akbar Muslimah yang berlangsung di Masjid Samii Muhammad Al-Maai, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Ahad (2/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyemarakkan agenda Silaturahmi dan Tablig Akbar Muslimah menjelang Muktamar VI Wahdah Islamiyah, sekaligus menjadi wadah mempererat ukhuwah, menambah wawasan keislaman, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.

Sebelum mengikuti siaran utama, peserta mendapatkan sosialisasi kesehatan yang disampaikan oleh dr. Indo Sakka, M.Kes., Sp.THT-BKL dengan tema "Mengenal dan Mencegah Rinitis Alergi."

Dalam pemaparannya, dr. Indo menjelaskan bahwa alergi merupakan reaksi hipersensitivitas tubuh terhadap rangsangan tertentu yang pada orang normal tidak menimbulkan gangguan, namun pada penderita alergi dapat memicu berbagai penyakit.

"Rinitis alergi merupakan salah satu bentuk alergi yang paling sering dijumpai di bidang THT. Gejalanya antara lain hidung tersumbat, bersin berulang kali secara khas, serta hidung berair. Penyakit ini umumnya bersifat diturunkan sehingga pengobatannya lebih difokuskan pada pengendalian gejala," jelasnya.

Ia menekankan bahwa langkah utama dalam mengendalikan rinitis alergi adalah menghindari pemicu alergi, terutama debu rumah. Beberapa upaya yang dapat dilakukan di antaranya mengurangi penggunaan karpet berbulu, menggunakan bantal dan kasur berbahan dakron atau spring bed, menjaga kebersihan rumah dengan mengepel lantai, serta memastikan ventilasi rumah memadai.

Selain edukasi dan penghindaran alergen, dr. Indo juga menjelaskan bahwa terapi rinitis alergi dilakukan melalui pemberian obat-obatan untuk mengontrol gejala. Sementara itu, imunoterapi menjadi salah satu metode yang berpotensi memberikan hasil lebih baik meskipun belum banyak tersedia di berbagai daerah.

Usai sesi kesehatan, peserta mengikuti siaran Silaturahmi dan Tablig Akbar Muslimah yang dipusatkan di Summarecon Convention Center dengan menghadirkan Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah, Ustaz Zaitun Rasmin, sebagai pemateri utama.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Zaitun Rasmin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar menjawab kebutuhan konsolidasi organisasi menjelang Muktamar VI Wahdah Islamiyah. Menurutnya, semangat Muktamar harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan optimalisasi kerja dakwah seluruh elemen Wahdah Islamiyah, termasuk muslimah.

Ia juga memperkenalkan tagline "Salam Sehat Indonesia" sebagai semangat baru Wahdah Islamiyah dalam berkontribusi membangun bangsa. Menurutnya, kesehatan yang dimaksud tidak hanya mencakup kesehatan jasmani, tetapi juga kesehatan hati, keluarga, ekonomi, sosial, hingga kehidupan berbangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Zaitun turut menyoroti berbagai tantangan peradaban dunia, mulai dari krisis kemanusiaan, ketidakadilan global, penyalahgunaan narkoba, judi daring, hingga berbagai bentuk penyimpangan moral. Ia menegaskan bahwa umat Islam memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan solusi melalui dakwah yang terorganisasi dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader untuk terus menguatkan amal jama'i dan menjaga komitmen dalam organisasi. Menurutnya, sekecil apa pun peran seseorang dalam sebuah organisasi tetap memiliki nilai yang besar apabila dilakukan dalam kerja sama yang terarah.

"Jangan pernah merasa kecil dengan peran yang kita emban. Dalam sebuah organisasi yang tertata, setiap individu memiliki kontribusi yang sangat berarti untuk mewujudkan cita-cita besar bersama," pesannya.

Melalui kegiatan nobar ini, para peserta diharapkan memperoleh bekal ilmu, semangat baru dalam berdakwah, serta semakin siap menyambut pelaksanaan Muktamar VI Wahdah Islamiyah dengan memperkuat persatuan, ukhuwah, dan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan