MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Semarak Zulhijjah: Mengungkap Keajaiban dari Ketaatan

Muslimahwahdah.or.id - Mamuju Tengah, Ahad, (9 Juni 2024) di Aula Wisma Tiga Putra Belawa menjadi saksi kegiatan bertema "Keajaiban Zulhijjah". Acara dibuka dengan hangat oleh Eko Susanti, S.Kom, Ibu Camat Topoyo, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah untuk memperdalam ilmu syar'i demi implementasi yang lebih baik dalam 10 hari pertama bulan Zulhijjah.

Ketua Muslimah Wahdah Daerah Mamuju Tengah menekankan pentingnya momen ini sebagai peluang untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah dan menjauhi perbuatan tercela. Sementara Ibu Camat memberikan apresiasi kepada Muslimah Wahdah Mamuju Tengah atas konsistensinya dalam menyelenggarakan kegiatan syiar Islam.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai wilayah, termasuk Desa Topoyo, Desa Tumbu, Desa Tabolang, dan Desa Babana. Mereka terlibat aktif dalam diskusi tentang pentingnya bulan Zulhijjah sebagai waktu yang diberkahi, di mana semua amal kebaikan dilipatgandakan.

Pembahasan materi oleh Ustadzah Firah Fitri Ali, S.Sos. memperdalam pemahaman tentang ketaatan kepada Allah dan pentingnya memperbanyak amal ibadah. "Di dalam al Qur'an disebutkan, bahwa tujuan penciptaan jin dan manusia ialah untuk beribadah kepada Allah. Meski terlambat kita sadari, tentu jauh lebih daripada tidak sama sekali. Dan di waktu yang mulia, hari-hari terbaik dunia, perbanyaklah meminta ampun atas tumpukan dosa dan kelalaian kita. Kita tidak tahu berapa lama lagi waktu yang tersisa, semoga dengan amalan yang kita lakukan, menjadikan kita pantas untuk masuk ke dalam Surga," ujarnya. 

"Sebagai seorang beriman, kita yakin bahwa semua yang Allah perintahkan terdapat kebaikan. Terkhusus di 10 hari pertama Zulhijjah, kita dianjurkan untuk memperbanyak dan meningkatkan kualitas amalan, berhaji, berkurban bagi yang memiliki kelebihan harta, tidak bercukur dan memotong kuku bagi shohibul qurban, berpuasa dan memperbanyak takbir muthlak," tambahnya.

Pada sesi tanya jawab, peserta tampak antusias dengan banyak pertanyaan yang diajukan dan Ustadzah Firah mengakhiri sesi dengan dua pertanyaan untuk refleksi bersama. Semarak Zulhijjah tidak hanya menjadi ajang pembelajaran, tetapi juga sarana untuk memperkuat ikatan spiritual dan memperdalam pemahaman akan agama.

 

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan