MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Titik Kedua Daurah Ramadhan Muslimah di Banten, MWD Tangsel Gandeng Markaz Qur’an Imam Bukhari

Muslimahwahdah.or.id - MAKASSAR, Muslimah Wahdah Daerah (MWD) Tangerang Selatan menggelar Daurah Ramadhan Muslimah (DRM) titik kedua di Masjid Baitul Hikmah, Nusa Loka BSD City, Tangerang Selatan, Ahad (8/2/2026). Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama MWD Tangerang Selatan dan Markaz Qur’an Imam Bukhari.

Sebelumnya, DRM titik pertama telah dilaksanakan di Legok, Kabupaten Tangerang. Daurah Ramadhan Muslimah merupakan program rutin yang digelar serentak oleh berbagai unit daerah Muslimah Wahdah Islamiyah sebagai sarana silaturahmi dan persiapan menyambut bulan suci Ramadhan.

Pada kegiatan kali ini, materi yang diangkat adalah “Fiqih Ramadhan dan Amaliah Ramadhan” guna menambah pemahaman peserta tentang hukum dan amalan di bulan Ramadhan.

Acara diawali dengan penampilan santri Markaz Qur’an Imam Bukhari (MQIB) berupa pembacaan tahfizh klasikal dan tanya jawab seputar tajwid, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh dua santri MQIB.

Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua MWD Tangerang Selatan sekaligus Founder Markaz Qur’an Imam Bukhari, Ustadzah Rahmia Amir, M.Pd., bersama Ketua Majelis Taklim Masjid Baitul Hikmah, Rina Rachmawati.

Dalam sambutannya, Ustadzah Rahmia menekankan pentingnya persiapan menyambut Ramadhan, khususnya bagi kaum muslimah. Senada dengan itu, Rina Rachmawati mengajak jamaah untuk mempersiapkan diri menyambut “tamu agung”, yakni bulan Ramadhan.

Materi utama disampaikan oleh Ustadzah Ariyanti Rasmin, S.Pd.I., dengan Ustadzah Rahmia Amir sebagai moderator. Pada materi pertama tentang Fiqih Ramadhan, dijelaskan hukum wajib dan sunnah puasa, hal-hal yang membatalkan puasa, serta golongan yang mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa.

Sebelum materi kedua, ditampilkan pembacaan puisi reflektif tentang kondisi saudara-saudara di Palestina dan Sumatera yang mengundang haru peserta.

Materi kedua tentang Amaliah Ramadhan membahas amalan-amalan yang dianjurkan selain puasa serta keterkaitan Ramadhan dengan Al-Qur’an. Pemateri mengutip hadis:

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda antara yang benar dan yang batil,” ujarnya. 

Kegiatan ini dihadiri sekitar 110 peserta dari berbagai majelis taklim. Antusiasme peserta terlihat pada sesi tanya jawab.

Menjelang penutupan, panitia menyosialisasikan Program Amaliah Ramadhan, di antaranya Tilawah Harian (One Day One Juz), Tebar Ifthar, dan program belajar tahsin.

Acara ditutup dengan pembagian sembako kepada anak yatim dan dhuafa di sekitar masjid serta pembagian doorprize kepada peserta terpilih.

 

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan