MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Di Balik Layar Daurah Ramadhan Maros: Dedikasi Panitia Jadi Bagian dari Ibadah

Muslimahwahdah.or.id - MAKASSAR, Semangat dan ketangguhan para muslimah yang menjadi panitia menjadi sorotan utama dalam pelaksanaan Daurah Ramadhan Muslimah 1447 H yang diselenggarakan oleh Muslimah Wahdah Daerah Maros. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Ahad, di dua belas titik lokasi berbeda di Kabupaten Maros sebagai bagian dari upaya mempersiapkan masyarakat menyambut bulan suci Ramadhan (07-08/02/2026).

Mengangkat tema “Ramadhan Momentum Merajut Harmoni Menuju Indonesia Takwa”, kegiatan tahun ini diikuti oleh lebih dari 1.100 peserta yang tersebar di 12 titik pelaksanaan. Beberapa lokasi yaitu Kecamatan Maros Baru,Turikale, Mandai, Marusu, Simbang, Lau, Moncongloe, Tompobulu, Tanralili, Bontoa, Bantimurung,dan Camba secara keseluruhan antusiasme masyarakat terlihat jelas dari tingginya partisipasi yang hadir.

Pembagian kegiatan keduabelas titik membuat koordinasi menjadi lebih menantang dan di beberapa tempat pelaksanaan dirasa kurang maksimal, terlebih dengan kondisi cuaca hujan yang terjadi selama kegiatan serta kepanitiaan yang belum merata di setiap titik. 

Namun, di tengah berbagai tantangan tersebut, para muslimah yang menjadi panitia tetap menunjukkan dedikasi dan ketangguhan dalam memastikan kegiatan berjalan dengan baik.

Dengan persiapan yang dilakukan secara terpisah di berbagai lokasi, para panitia berupaya maksimal mengatur teknis, mengoordinasikan peserta, serta menghadirkan suasana daurah yang kondusif. Semangat mereka terlihat dari kesungguhan dalam melayani peserta, meski harus menghadapi keterbatasan dan tantangan di lapangan.

Ketangguhan tersebut sejalan dengan materi yang disampaikan dalam daurah yang menekankan kembali pada hakikat ibadah. Salah seorang pemateri menyampaikan bahwa ibadah tidak terbatas pada amalan ritual semata, tetapi mencakup seluruh bentuk kebaikan yang dilakukan seorang muslim. 

“Ibadah adalah semua bentuk kebaikan yang dicintai oleh Allah, baik perkataan maupun perbuatan” ujar Sitti Nurjannah selaku pemateri.

Pesan tersebut semakin menguatkan makna dari peran para panitia yang bekerja di balik layar. Apa yang mereka lakukan, mulai dari persiapan, koordinasi, hingga pelaksanaan di tengah berbagai keterbatasan, menjadi bagian dari amal ibadah yang bernilai di sisi Allah ta’ala.

Selain menjadi sarana menambah ilmu, kegiatan ini juga memperlihatkan semangat para peserta yang tetap hadir untuk menuntut ilmu dalam rangka mempersiapkan diri menyambut Ramadhan. Para pemateri mengajak peserta untuk menjadikan bulan suci sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah, menghadirkan keikhlasan, serta memperkuat ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, tidak hentinya peserta yang mendapatkan penguatan iman, tetapi juga para panitia yang menjadi bagian penting dalam terselenggaranya daurah di berbagai titik. Semangat juang mereka mencerminkan komitmen untuk terus berkontribusi dalam dakwah dan pembinaan umat, khususnya dalam mempersiapkan muslimah Maros menyambut Ramadhan dengan ilmu, ketakwaan, dan kebersamaan.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan