Muslimahwahdah.or.id - ACEH, Muslimah Wahdah Islamiyah Binaan Gayo Lues menjadi organisasi kemasyarakatan pertama yang menggelar kegiatan Ifthar Jama’i (berbuka puasa bersama) langsung di lokasi terdampak banjir di Kampung Pertik, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (25/02/2026) ini berlangsung di tengah kondisi akses jalan dan jembatan yang belum sepenuhnya pulih pascabencana.
Program Ramadhan tersebut menyasar salah satu wilayah terdampak paling parah dengan sedikitnya 120 kepala keluarga menjadi korban. Kehadiran tim di lokasi bencana menjadi bentuk respons cepat dan kepedulian nyata, tidak hanya melalui distribusi bantuan, tetapi juga dengan membersamai warga dalam momentum berbuka puasa.
Dalam pelaksanaannya, Muslimah Wahdah bekerja sama dengan Yayasan Nurhayati Sahali dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gayo Lues. Ketua Wahdah Islamiyah Binaan Gayo Lues, Pelita Hayati, S.Psi., B.Psych (Hons), M.Sc., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih atas sinergi yang terjalin. Semoga program ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menguatkan semangat mereka untuk bangkit," ujarnya.
Kepala BNN Kabupaten Gayo Lues, Fauzul Iman, ST., M.Si., turut menyampaikan dukungan serta memberikan tausiyah bertema “Narkoba, Musuh Keluarga Muslim dan Bangsa Indonesia.”
"Kami siap berkolaborasi dalam program sosial dan edukatif ke depan, khususnya di wilayah binaan," katanya.
Suasana haru mewarnai kegiatan tersebut. Salah seorang warga Kampung Pertik mengaku terharu dapat kembali menikmati hidangan berbuka yang jarang diperoleh sejak banjir melanda.
"Sudah lama kami tidak menikmati lauk seperti ini karena akses pasar dan distribusi bahan makanan masih terbatas," ujarnya.
Sejak infrastruktur rusak, aktivitas Pasar Kamisan di Kecamatan Pining belum kembali normal sehingga ketersediaan bahan pangan masyarakat terdampak ikut terhambat.
Sementara itu, Ketua Posko Bantuan Bencana Kampung Pertik, Aminsyah, ST, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan.
"Kami mengucapkan terima kasih karena telah hadir langsung di lokasi dan memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak," ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan shalat Maghrib berjamaah. Panitia juga membagikan paket makanan berbuka untuk dibawa pulang oleh warga. Muslimah Wahdah Aceh menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dan berharap kontribusi tersebut menjadi amal kebaikan yang bernilai pahala serta memperkuat solidaritas bagi masyarakat terdampak bencana di Gayo Lues.
0 Komentar
Belum ada pesan