MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Menguatkan Sumatra Lewat Tebar Iftar Akbar Ramadan

Muslimahwahdah.or.id - ACEH, Banjir yang melanda Sumatra pada November lalu masih menyisakan dampak hingga saat ini. Rusaknya infrastruktur, akses jalan, dan distribusi pangan yang terbatas membuat sebagian masyarakat masih dalam proses pemulihan pascabencana.

Melalui momentum Ramadhan, bulan yang suci ini, Muslimah Wahdah kembali mengadakan program rutin Tebar Iftar. Tahun ini, program khusus tambahan yaitu Tebar Iftar Sumatra. Sebanyak 15 ribu paket dibagikan di beberapa titik di wilayah Sumatra.

Muslimah Wahdah Aceh yang menjadi penggerak utama dalam program Tebar Iftar ini. Rangkaian distribusi dimulai sejak Senin 23 Februari 2026 lalu. Bertempat di lokasi Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, salah satu wilayah terdampak banjir paling parah di kawasan Takengon. Paket Tebar Ifthar Nusantara disalurkan untuk membantu kebutuhan berbuka puasa warga yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses bahan pokok. Kehadiran relawan di lokasi menjadi simbol bahwa masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi masa pemulihan.

Aksi berlanjut di Selasa, 24 Februari 2026 Di Desa Blang Cut, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, sebanyak 80 paket ifthar dibagikan kepada warga. Di Desa Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, tersalurkan 150 paket ifthar. Sementara itu, di wilayah binaan Krueng Mane, sebanyak 200 paket ifthar didistribusikan kepada jamaah dan santri yang dipusatkan di Masjid Al Izzah dan Ma’had Al Urwatul Wusqa.

Ungkapan syukur datang dari para penerima manfaat. Salah seorang warga di Krueng Mane, Azwan, menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih atas bantuan buka puasa di Aceh, semoga yang memberi diberikan rezeki yang berlimpah, kesehatan dan panjang umur,” tuturnya.

Tidak hanya di wilayah tersebut, penguatan juga menjangkau daerah pedalaman. Penyaluran Tebar Ifthar dengan konsep buka puasa bersama dilaksanakan di Kampung Pertik, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, pada Rabu, 25 Februari 2026, dengan melibatkan 120 kepala keluarga terdampak. Masyarakat merasa terharu karena setelah sekian lama baru kembali merasakan lauk yang nikmat lagi karena hingga saat ini akses pasar dan distribusi masing sangat terbatas.

Ustadzah  dr. Nila Epita, Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Aceh menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya menghadirkan kebahagiaan Ramadhan bagi masyarakat terdampak. “Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasakan kebahagiaan Ramadhan. Semoga bantuan ini menjadi penguat dan menghadirkan harapan,” ujarnya.

Melalui Tebar Ifthar Sumatera, Ramadhan menjadi momentum penguatan sosial di tengah ujian. Tidak hanya menghadirkan makanan berbuka, tetapi juga menumbuhkan kembali harapan dan kebersamaan bagi masyarakat yang sedang bangkit dari bencana.

Adapun secara nasional, program Tebar Iftar yang diusung oleh Muslimah Wahdah ini juga menyasar Pejuang Keluarga yang telah berlangsung sejak 2-11 Ramadhan dan Tebar Iftar Nusantara hingga Ramadhan berakhir.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan