MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Jurnalis tvOne, Andi Kumala Bekali Muslimah Wahdah Metode Tabayyun dalam Menulis Berita

Muslimahwahdah.or.id - Jakarta, Saat ini setiap orang dapat berperan sebagai media, baik memproduksi maupun menyebarkan informasi dengan cepat. Kondisi ini menuntut lebih jauh penggerak dakwah untuk memiliki kecakapan dalam berliterasi digital agar info yang disampaikan pasti benar dan juga bermanfaat.

Inilah menjadi salah satu materi dalam Mini Workshop Digital Talent Muslimah Wahdah Islamiyah yakni Mengabarkan Kebaikan, Menjaga Kebenaran: Keterampilan Menulis Berita bagi Muslimah. Menghadirkan Andi Kumala Sari, S.Sos., M.M.Inov, salah seorang jurnalis TV One, Selasa (18/8/2026).

Andi Kumala mengingatkan peserta bahwa setiap informasi yang disampaikan merupakan amanah. “Karena setiap informasi yang kita sampaikan adalah amanah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa setiap informasi bukan sekadar konten. Informasi itu butuh edukasi, inspirasi, dan jangan sampai informasi itu menjadi sumber fitnah jika tidak dikelola dengan baik.

Karena itu sebagai penggerak dakwah, kemampuan menulis berita perlu disertai kemampuan mengelola informasi dengan benar.

Jurnalis TV One ini mengaitkan sebuah dalil dalam Al-Qur'an QS. Al-Hujurat ayat 6 tentang pentingnya tabayyun. Alur informasi yang valid untuk publik harus  melalui beberapa tahapan seperti mendengar, memeriksa, memahami, memverifikasi, dan terakhir baru menyampaikan. Ia juga mengingatkan pentingnya karakter shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah bagi jurnalis Muslimah.

Tak hanya itu, 46 peserta juga dibekali dasar-dasar penulisan berita. Diantara  mengenali news value, menentukan angle, menyusun lead, hingga menggunakan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. “Tidak semua yang viral itu adalah kebenaran,” tegasnya.

Untuk mempraktikkan prinsip tersebut, Kumala memperkenalkan metode T.A.B.A.Y.Y.U.N, yang menekankan proses menelusuri sumber, memahami konteks, membandingkan informasi, memastikan fakta dan dampaknya, mengutamakan kepentingan publik, serta menyampaikan informasi secara bertanggung jawab.

Salah satu sesi menarik dari kegiatan ini adanya role play, peserta dibagi beberapa kelompok untuk mempraktekkan talenta digital yang ada di lingkup Departemen Media, Informasi dan Komunikasi Muslimah Wahdah diantaranya tim konten, berita, branding, dan humas.

Melalui materi tersebut, Digi Talent tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan teknis menulis berita, tetapi bagaimana mengolah informasi agar kebaikan yang dibagi harus beriringan dengan kebenaran.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan