MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Ustadzah Zelfia Amran Dorong Muslimah Wahdah Bangun Gerakan Digital yang Berdampak

Muslimahwahdah.or.id - Jakarta, Digital Talent yang diadakan Muslimah Wahdah tidak hanya membekali peserta terkait literasi digital dan keterampilan jurnalistik. Peserta juga diajak untuk melihat peran strategis Muslimah Wahdah dalam membangun ekosistem digital.

Diikuti 46 peserta, kegiatan ini menghadirkan empat pemateri dari latar belakang komunikasi, media, dan literasi digital, yakni Nurlia Hikmah, S.Kom., MBA., perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI; Upi Asmaradhana, jurnalis senior dan Ketua DPP Generasi Digital Indonesia; Andi Kumala, jurnalis tvOne; serta Dr. Zelfia Amran, S.Sos., M.I.Kom., dosen Ilmu Komunikasi UMI sekaligus Wakil Ketua III Muslimah Wahdah.

Materi terakhir disampaikan oleh Ustadzah Zelfia yang mengajak peserta untuk melihat dunia digital saat ini tidak hanya sebagai pengguna, tetapi menjadi penggerak yang memberikan pengaruh dan edukasi. Karena menurutnya, Muslimah memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan tiga ruang penting, yakni keluarga, masyarakat, dan generasi.

"Muslimah bukan hanya pengguna teknologi. Muslimah adalah salah  satu aktor penting dalam menentukan seperti apa wajah masyarakat digital Indonesia," ujarnya dalam materi tersebut.

Wakil Ketua III Muslimah Wahdah Islamiyah mendorong agar peserta membangun budaya yang berlandaskan Tabayyun dan prinsip think before you post. Agar apa yang dibagikan di ruang sosial bisa memberikan manfaat dan kebaikan.

Lebih lanjut, ia juga juga membangun mindset peserta dengan mengubah pola interaksi di sosial media tidak hanya sekedar scroll, like, comment, dan share. Namun, think, create, educate, inspire, dan mobilize.

Sesi akhir dari Digital Talenta ini, Ustadzah Sofi memperkenalkan gerakan dakwah digital Muslimah Wahdah dengan berbagai tahapan. Diantaranya Digital Literacy, Digital Creator, Digital Community, Digital Campaign, hingga Digital Movement.

Salah satu sesi menarik dalam Digi Talent, peserta tidak hanya mendapatkan materi satu arah, tetap ada ruang diskusi untuk menerapkan semua materi yang didapatkan sejak awal.

Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan berdiskusi serta mengembangkan gagasan komunikasi digital berdasarkan tema yang telah ditentukan. Empat tema yang diangkat yakni “Harmoni untuk Indonesia Berkah”, “Khidmat Muslimah Wahdah dalam Membangun Indonesia”, “Salam Indonesia Sehat”, serta “Muslimah Wahdah Menuju Transformasi Digital”.

Diskusi ini menjadi ruang bagi peserta untuk menerjemahkan materi ke dalam gagasan yang lebih aplikatif, sekaligus melihat bagaimana sebuah isu dapat dikemas menjadi pesan dan gerakan yang relevan di ruang digital.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan