Muslimahwahdah.or.id - Parigi Moutong, Daurah Ramadhan Muslimah 1447 H dengan tema “Ramadhan Momentum Merajut Harmoni Menuju Indonesia Takwa” digelar pada Ahad (8/2/2026) di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Parigi Moutong. Sejak pagi, suasana aula terasa berbeda. Langkah para muslimah yang hadir membawa semangat yang sama, menyambut Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi sebagai momentum perbaikan diri.
Sebanyak 113 peserta yang terdiri dari remaja, mahasiswi, hingga muslimah dari berbagai latar belakang memenuhi ruangan dengan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan tsaqafah keislaman, sarana silaturahmi, sekaligus bagian dari syiar Islam di tengah masyarakat. Daurah ini juga merupakan bagian dari program Gerakan Sejuta Da’i sebagai ikhtiar memperluas cahaya dakwah di tengah umat.
Rangkaian acara diawali dengan lantunan qira’ah dan tartil Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khidmat. Ayat-ayat suci yang dibacakan mengingatkan bahwa Ramadhan adalah panggilan untuk kembali menyelaraskan hati dengan Al-Qur’an.
Ketua Unit Dakwah dan Medikom Muslimah Wahdah Islamiyah Parigi Moutong, Ustadzah Nur Afifa berharap agar para peserta memperoleh bekal yang menguatkan iman, menenangkan jiwa, serta mendorong lahirnya pribadi muslimah yang shalihah dan berdaya.
Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Yusnaeni, S.Sos., selaku Asisten III Bidang Administrasi Umum. Ia berharap agar kegiatan ini menjadi sarana mewujudkan masyarakat Parigi Moutong yang religius dengan pemahaman Islam yang lurus sesuai Al-Qur’an dan Sunnah.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah panitia yang mengenakan sampolu, selendang tenun tradisional khas masyarakat Kaili Sulawesi Tengah. Tenunan ini menjadi simbol kecintaan terhadap budaya lokal, menghadirkan harmoni antara nilai ibadah dan pelestarian identitas daerah.
Materi pertama disampaikan oleh Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Parigi Moutong, Ustadzah Masni, A.Md.Tek., yang juga merupakan pendidik di SDIT Al-Ihsan Parigi. "Puasa Ramadhan merupakan rangkaian ibadah dan ketaatan yang melahirkan harmoni, keselarasan, dan keseimbangan dalam diri seorang muslimah, hingga terbentuk pribadi yang mulia," ujarnya.
Materi kedua disampaikan oleh Ketua MWC Ampibabo, Ustadzah Nur’aida Lanuse, yang juga pendidik di SDQ Ampibabo. Peserta diajak memanfaatkan Ramadhan dengan penuh kesungguhan agar memperoleh harmoni ibadah, ketenangan hati, dan derajat takwa yang Allah janjikan bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup, Bhayangkari Cabang Parigi Moutong dan Ranting Parigi, Salimah Parigi Moutong, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Parigi Moutong, serta Bhayangkari dan Polwan Kabupaten Parigi Moutong. Kegiatan juga mendapat dukungan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong, Media Soal Parigi, dan Media Klik Parigi.
Daurah Ramadhan Muslimah ini menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial. Ia menjadi simpul yang merajut ilmu, kebersamaan, dan semangat dakwah dalam satu bingkai harmoni. Di Parigi Moutong, Ramadhan tidak hanya ditunggu, tetapi dipersiapkan dengan sungguh-sungguh agar melahirkan pribadi bertakwa yang membawa kebaikan bagi keluarga, masyarakat, dan Indonesia.
📝 Koresponden: Media Muslimah Wahdah Islamiyah Parigi Moutong
0 Komentar
Belum ada pesan