MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Muslimah Wahdah Makassar Gelar Silaturahmi Ke Wakil Wali Kota dan DDPA Makassar : Perkuat Sinergi Keumatan Bersama Pemkot dan DPPPA Makassar

Muslimahwahdah.or.id - Makassar, Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi program pemberdayaan masyarakat, jajaran pengurus Muslimah Wahdah Makassar melakukan kunjungan silaturahmi ke dua instansi strategis di lingkup Pemerintah Kota Makassar, Rabu (11/03).

Kunjungan pertama dilakukan dengan menemui Ibu Wakil Wali Kota Makassar, Hj. Aliyah Mustika Ilham, S.E., M.A.P. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi organisasi dengan program pemerintah kota, khususnya dalam pembinaan karakter muslimah.

Ketua Muslimah Wahdah Makassar, Ustadzah Eti Sumarni, S.Si, menyampaikan bahwa program pemerintah seperti ketahanan keluarga, edukasi parenting, dan pengajian lorong sangat sejalan dengan fokus gerakan Muslimah Wahdah.

Merespons hal tersebut, Hj. Aliyah Mustika Ilham menyatakan dukungan penuhnya terhadap kolaborasi ini. Ia menyampaikan bahwa pada prinsipnya pemerintah kota ingin terus bersinergi agar program pemerintah dapat terserap secara maksimal oleh masyarakat. Ia juga mempersilakan Muslimah Wahdah untuk terus mengomunikasikan program-program yang dapat disinkronkan dengan pemerintah kota. Menurutnya, pemerintah kota sangat mendukung gerakan “Remaja Cinta Masjid” sebagai upaya membentengi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Di waktu yang hampir bersamaan, rombongan Muslimah Wahdah lainnya yang dikoordinir oleh Wakil Ketua Muslimah Wahdah Makassar, Ustadzah Sumarni Yahya, S.Pd., juga melakukan kunjungan ke Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan DPPPA, Hj. Hamna Faisal, ST., MM., memaparkan berbagai program DPPPA yang sangat relevan untuk dikolaborasikan dengan Muslimah Wahdah, terutama terkait pengarusutamaan gender dan peningkatan kualitas keluarga. Ia menjelaskan bahwa bidang yang dipimpinnya menangani isu gender dan peningkatan kualitas keluarga dengan tujuan memunculkan peran penting perempuan dalam masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini DPPPA memiliki PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga) dan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak yang berfungsi memfasilitasi berbagai kasus keluarga, termasuk pendampingan bagi anak yang berhadapan dengan hukum.

Selain itu, DPPPA juga menyediakan fasilitas Rumah Aman bagi korban kekerasan, baik laki-laki maupun perempuan. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan pendampingan psikolog dan konselor yang dapat diakses secara gratis. Ia berharap Muslimah Wahdah dapat membantu mensosialisasikan layanan ini kepada masyarakat sehingga lebih banyak keluarga yang mendapatkan edukasi serta perlindungan yang tepat.

Dalam pertemuan di dua tempat tersebut, pihak Muslimah Wahdah juga mengungkapkan keinginan untuk memperkuat kolaborasi yang telah terjalin. Muslimah Wahdah menyatakan kesiapan untuk kembali dilibatkan dalam penanganan korban kekerasan rumah tangga, baik terhadap anak maupun ibu.

Selain itu, melalui unit pengembangan usaha, Muslimah Wahdah juga berharap dapat menghadirkan pelatihan UMKM bagi anggota majelis taklim agar perempuan Makassar semakin berdaya secara ekonomi.

Pertemuan tersebut juga membahas keberlanjutan kerja sama melalui perpanjangan nota kesepahaman (MoU) antara DPPPA dan Muslimah Wahdah Makassar untuk mendukung berbagai program strategis ke depan.

Kunjungan di dua lokasi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjadikan Kota Makassar lebih agamis, aman, dan inklusif melalui kolaborasi aktif antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

 

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan