Muslimahwahdah.or.id - Yogyakarta, Semangat Ramadhan terasa hangat di Balai RW 03 Kelurahan Sorosutan, Yogyakarta, pada Jumat (27/02/2026). Kegiatan Kajian Tadabbur Al-Qur’an dan Tebar Ifthar Akbar 1447 H sukses digelar dengan mengusung tema “Ramadhan Momentum Emas, Mengingat Akhirat, Mengubah Diri.”
Meski hujan deras mengguyur sejak pagi hingga menjelang acara, antusiasme warga tidak surut. Jamaah terus berdatangan hingga memenuhi seluruh ruangan balai pertemuan.
Kajian disampaikan oleh Ustadzah Ami dengan pembahasan tadabbur Surah At-Takatsur bertajuk “Sibuk Sampai Kubur.” Dalam pemaparannya, ia menekankan tiga poin utama, yakni waspada, sadar, dan siap siaga.
Ia menjelaskan bahwa sibuk adalah hal yang wajar, namun jangan sampai melalaikan tujuan hidup. Selain itu, kubur bukanlah akhir perjalanan, melainkan gerbang menuju kehidupan akhirat. Setiap nikmat yang diterima di dunia pun akan dimintai pertanggungjawaban.
"Maka mari luruskan niat sebelum berkunjung ke liang lahat," pesannya kepada jamaah.
Kegiatan ini turut melibatkan ibu-ibu dari Pengajian RAS (Rukun Agawe Santosa) yang berpartisipasi aktif membantu jalannya acara, mulai dari registrasi, pengaturan tempat duduk, hingga pembagian ifthar. Kolaborasi tersebut menjadi potret nyata kebersamaan dan semangat gotong royong warga.
Selain kajian dan tebar ifthar, acara juga dimeriahkan dengan bazar pakaian layak pakai serta sembako murah yang disambut antusias masyarakat. Tidak hanya ibu-ibu, anak-anak pun turut hadir meramaikan kegiatan hingga akhir acara.
Acara ini turut dihadiri Ketua RW 03 Sorosutan, Ibu Widiyanti, serta Ketua Pengajian RAS, Ibu Hj Harini Wighyahantari, S.Pd. Kehadiran para tokoh masyarakat tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan yang memperkuat nilai spiritual sekaligus solidaritas sosial warga.
Kegiatan ini merupakan tahap pertama dari rangkaian Tebar Ifthar Nusantara 1447 H. Pada tahap selanjutnya, kajian dan tebar ifthar direncanakan akan digelar di Masjid Baitul Qahhar, Tegal Gendu, guna memperluas jangkauan manfaat kepada masyarakat.
Rangkaian acara ditutup dengan dokumentasi bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan harapan agar kegiatan serupa terus berlanjut di masa mendatang.
Koresponden Muslimah Wahdah Daerah Kota Yogyakarta
0 Komentar
Belum ada pesan