Muslimahwahdah.or.id - MAKASSAR, Pagi yang cerah di Banggai Laut, tepatnya di Masjid Al Ijtihad Depan Kantor Pos Lompio. Kajian tadabbur surah At Takatsur diselenggarakan dengan suasana tenang dan hikmat.
Kajian tadabbur ini adalah bagian dari Daurah Mukatstsafah Fii Hifzhiil Qur'an (DMHQ) 1447 H yang diselenggarakan oleh Muslimah Wahdah Islamiyah Banggai Laut, Kamis, 04 Ramadan 1447 H atau bertepatan dengan 22 Februari 2026 M yang berlangsung selama 10 hari dengan mengusung tema "Salam Indonesia! Membumikan Semangat Menghafal Al-Qur’an di Bulan Penuh Berkah”.
Tadabbur surah ini diberi tema: "Sibuk mengejar Dunia, Sampai Kapan?" menjadi pembuka pertemuan yang dihadiri oleh 20 peserta. Pembukaan kajian tadabbur menghadirkan pemateri utama, ustadzah Sri Wulandari Adam, S. H, menyampaikan pentingnya menyiapkan bekal dengan amal salih, utamanya yaitu bacaan dan hafalan Al-Qur'an kita.
"Al-Qur'an tak sekadar dibaca, tapi juga perlu mentadabburinya (memahami) agar bisa lebih menyerap dalam hati dan mengamalkan syariatnya karena Allah." ujarnya.
Kalimat tersebut menjadi pengingat bagi kita semua, dunia ini sementara. Kita pasti akan mati. Lalu, akan ditanya apa yang telah dilakukan dan dilalaikan selama di hidup di dunia. Hal ini telah membuka kesadaran, tilawah Al-Qur'an adalah yang paling sering kita lupa karena tersibukkn dengan media sosial.
Kegiatan Daurah Mukatstsafah Fii Hifzhil Qur'an (DMHQ) ini adalah hari ke-4 terlaksananya program menghafal yang telah dijadwalkan dari hari ke-1 sampai hari ke-10 ramadan. Ada dua muhaffizah, yaitu ustadzah Sri Wulandari Adam, S. H dan ustadzah Siti Nurafni Manok, S. H dengan jumlah peserta menghafal berjumlah 27 orang yang terdiri dari kader dan umum.
Besar harapan, melalui kajian tadabbur dan dilaksanakannya daurah ini -dengan izin Allah- menumbuhkan semangat membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur'an yang berkelanjutan. Sebab, kecintaan Allah pada kita diawali dengan kecintaan kita pada tilawah Al-Qur'an serta mentadabburinya dengan khusyuk.
0 Komentar
Belum ada pesan