Muslimahwahdah.or.id - Kabupaten Bogor, Unit Dakwah Muslimah Wahdah Kabupaten Bogor menggelar Daurah Ramadhan Muslimah pada Ahad, 8 Februari 2026 lalu di Ruang Sebaguna 1 SETDA Kab. Bogor dengan tema "Ramadhan Detox Hati (lepaskan lelahmu, bersihkan hatimu, temukan tenangmu)."
DRM ini mengajak peserta untuk mengetahui dan memahami apa saja yang termasuk racun hati seperti iri, dengki, sombong, riya', dendam, benci, lalai dari Allah, terlalu cinta dunia, dan mengapa racun tersebut perlu di detox. Hal ini begitu related dengan perkembangan zaman saat ini dan Ramadhan adalah waktu yg terbaik untuk men-detox hati-hati yang lelah dan patah selama sebelas bulan berlalu karena Ramadhan bukan hanya menahan lapar tapi melatih jiwa.
Selain itu dalam kegiatan ini begitu banyak doorprize yang disediakan panitia, sebagai reward para peserta yang begitu semangat hadir, dalam Kegiatan Daurah Ramadhan Muslimah meski hujan deras mengguyur kab. Bogor dari subuh hingga acara digelar.
Ketua Muslimah Wahdah Kabupaten Bogor, Ustadzah Dina Khairina Taufik, S.E, menyampaikan sebelum masuk bulan Ramadhan hendaknya kita membersihkan diri dari dosa. "Karena orang-orang shalih terdahulu semakin Ramadhan mendekati akhir, grafik ketaatan mereka semakin tinggi, kuncinya adalah sebelum masuk Ramadhan mereka mempersiapkan diri dengan memperbanyak taubat kepada Allah," ujarnya.
Kegiatan Daurah Ramadhan Muslimah ini dibersamai oleh Ustadzah Muhdaniar Darwis, M.Si. Ia menyampaikan bahwa satu-satunya obat hati yang lelah adalah ibadah. "Maka perbaiki sholat dengan lebih khusu', tilawah dan tadabbur Al-Qur'an, sedekah, memaafkan orang lain, memperbanyak doa, dzikir, dan istigfar. Hindarkan diri dari yang haram, syirik dan membuang waktu dengan aktivitas sosmed. Terkhusus di bulan ramadhan ditambah dengan memberi buka puasa, itikaf 10 hari terakhir, serta mengejar Lailatul Qadar," ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh 65 orang peserta meliputi dewasa dan remaja. Para peserta begitu menikmati materi yang disampaikan hingga beberapa peserta terlihat terisak menangis karena begitu menyentuh dan mengena di hati peserta.
✒️ _erma purwanti | Kab. Bogor_
0 Komentar
Belum ada pesan