Muslimahwahdah.or.id - Konawe, Dalam semangat suci Ramadhan 1447 H, kegiatan Tebar Ifthar Akbar kembali digelar sebagai wujud nyata kepedulian dan kebersamaan umat. Dengan mengusung tema “Berbagi dari Hati, Menguatkan Negeri”, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, menebar kebaikan, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Sebanyak 643 paket buka puasa dibagikan secara serentak di beberapa titik tebar ifthar Muslimah Wahdah Daerah (MWD) Konawe, Jumat (27/2/2026).
Sebanyak 200 paket dibagikan di MWC Lambuya, 120 paket di MWC Pondidaha, 100 paket di MWC Lawulo, serta 200 paket oleh MWD Konawe dan Pondok Tahfiz. Total keseluruhan paket yang disalurkan di Kabupaten Konawe berjumlah 643 paket.
Kegiatan ini dilaksanakan di empat titik utama, yaitu MWC Lambuya, MWC Pondidaha, MWC Lawulo, dan MWD Konawe. Setiap titik menjadi pusat kegiatan yang menggambarkan semangat berbagi dan gotong royong masyarakat dalam menyambut waktu berbuka puasa.
Tebar Ifthar Akbar ini juga dirangkaikan dengan Gerakan Sejuta Da’i (GSD), sebuah gerakan yang menghidupkan semangat dakwah di tengah masyarakat. Melalui GSD, para daiyah Muslimah Wahdah Islamiyah bersama relawan menyampaikan pesan-pesan kebaikan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta mengajak umat untuk memperbanyak amal di bulan penuh berkah ini.
Selain berbagi ifthar di wilayah masing-masing, MWD Konawe juga turut menyalurkan Ifthar Bencana Aceh sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah. Hal ini menjadi bukti bahwa semangat berbagi tidak hanya berhenti di lingkungan sekitar, tetapi juga menjangkau mereka yang membutuhkan di daerah lain.
Ketua Unit Dakwah, Ustadzah Nurmila, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pembagian makanan, tetapi juga sarana memperkuat nilai kemanusiaan dan keimanan.
"Melalui Tebar Ifthar Akbar Ramadhan 1447 H/2026 M, semangat “Berbagi dari Hati, Menguatkan Negeri” diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh umat untuk terus menebar kebaikan, memperkuat persaudaraan, serta menjadikan Ramadhan sebagai momentum kebangkitan spiritual dan sosial bagi bangsa," ujarnya.
0 Komentar
Belum ada pesan