Muslimahwahdah.or.id - Bone, Sebanyak 121 peserta yang terdiri dari pelajar SD dan SMP mengikuti kegiatan Kafilah Ramadhan yang diselenggarakan oleh Unit Ketahanan Keluarga (UKK) pada Ahad, 15 Februari 2026, bertempat di Aula Beramal Rujab Wakil Bupati Bone. Mengusung tema “Ramadhan Level Up, Makin Baik, Makin Keren”, kegiatan ini menjadi ajang pembekalan spiritual bagi generasi muda dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua Unit UKK, Ustadzah Haerani. Dalam arahannya, beliau mengajak para peserta untuk tidak menyambut Ramadhan dengan biasa-biasa saja, tetapi dengan persiapan yang matang.
“Mari kita mempersiapkan diri menyambut bulan Ramadhan agar bisa menjalaninya dengan meningkatkan level ketakwaan. Ramadhan tahun ini harus lebih baik dan lebih keren dari sebelumnya,” ujar Ustadzah Haerani dalam sambutannya.
Ia juga menegaskan bahwa Ramadhan adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri sejak usia dini, sehingga para pelajar mampu tumbuh menjadi generasi yang kuat iman dan akhlaknya.
Materi pertama disampaikan oleh Kak Haslinda yang mengupas makna dan fiqih puasa. Ia menjelaskan bahwa puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga latihan pengendalian diri.
“Puasa itu bukan hanya menahan makan dan minum, tetapi juga menahan emosi, menjaga lisan, dan meluruskan niat hanya karena Allah,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas puasa agar tidak sekadar sah secara fiqih, tetapi juga bernilai pahala di sisi Allah.
“Bisa jadi puasa kita sah, tetapi pahalanya berkurang karena kita masih berkata kasar, berbohong, atau ghibah. Ramadhan adalah momentum untuk memperbaiki akhlak,” tambahnya.
Sementara itu, pada sesi berikutnya Kak Nahira menyampaikan materi dengan penuh semangat dan kedekatan dengan peserta. Ia menekankan bahwa mencintai Ramadhan dimulai dari rasa bahagia menyambutnya.
“Anak yang cinta Ramadhan adalah anak yang gembira menyambutnya, karena Ramadhan adalah karunia dan rahmat dari Allah,” tuturnya.
Ia juga meluruskan makna “anak keren” di mata Allah. “Anak yang keren bukan yang selalu punya barang baru atau main game berjam-jam. Anak yang keren adalah yang kuat berpuasa, rajin mengaji, menjaga shalat, dan berakhlak baik kepada orang tua, guru, dan teman," ujarnya.
Dalam penutup materinya, Kak Nahira mengajak seluruh peserta memiliki tekad untuk benar-benar naik level dalam ibadah.“Kalau tahun lalu puasanya biasa saja, tahun ini harus lebih sabar. Kalau tadarus masih jarang, tahun ini harus lebih rutin. Kita harus punya tekad untuk menjadikan Ramadhan makin baik dan makin keren,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Unit Ketahanan Keluarga berharap para pelajar SD dan SMP mampu menjadikan Ramadhan sebagai titik perubahan menuju pribadi yang lebih disiplin, bertakwa, dan berakhlak mulia. Ramadhan bukan sekadar bulan yang datang setiap tahun, tetapi kesempatan untuk benar-benar “level up” di hadapan Allah.
0 Komentar
Belum ada pesan