MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Ramadhan Jalan Harmoni Menuju Takwa, Daurah Muslimah Digelar Serentak di 17 Kecamatan Bone

Muslimahwahdah.or.id - Bone, Ramadhan bukan sekadar rangkaian ibadah, melainkan jalan pendidikan ruhani yang membentuk harmoni menuju ketakwaan. Puasa, shalat, tilawah Al-Qur’an, sedekah, doa, serta malam-malam qiyam saling melengkapi dalam membina jiwa seorang muslim. Berangkat dari pemahaman tersebut, Muslimah Wahdah Daerah (MWD) Bone menggelar Daurah Muslimah Ramadhan Umum secara serentak di 17 kecamatan se-Kabupaten Bone, pada Ahad (8/2/2026)

Kegiatan ini mengusung tema “Ramadhan Momentum Merajut Harmoni Menuju Indonesia Takwa” dan dipusatkan di berbagai titik pelaksanaan. Salah satu lokasi berlangsung di Masjid At-Tauhid Polejiwa, yang diikuti oleh para muslimah dari berbagai latar belakang.

Daurah ini diselenggarakan oleh Unit Dakwah MWD Bone bekerja sama dengan 17 Muslimah Wahdah Cabang (MWC) Kabupaten Bone, dengan dukungan para donatur.

Dalam sambutannya, Ustadzah Rabia, Ketua MWC Dua Boccoe menegaskan pentingnya ilmu dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Ia menyampaikan bahwa Ramadhan yang dijalani tanpa ilmu dikhawatirkan kehilangan nilai dan keberkahannya di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Menyambut bulan suci Ramadhan harus dengan ilmu, agar Ramadhan yang dijalani benar-benar menjadi Ramadhan terbaik dan mampu mendatangkan pahala sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Daurah Muslimah Ramadhan ini menghadirkan dua materi utama. Materi pertama membahas Fikih Puasa, yang menguraikan hakikat ibadah puasa serta syarat diterimanya ibadah seorang muslim, yaitu ikhlas karena Allah dan mutaba’ah sesuai tuntunan Nabi Muhammad ﷺ. Peserta dibekali pemahaman tentang definisi puasa, syarat sah dan rukun puasa, kewajiban niat sejak malam hari, serta golongan yang mendapatkan rukhshah seperti orang sakit, musafir, lansia, wanita hamil dan menyusui, serta wanita haid dan nifas. Pemateri juga menjelaskan hal-hal yang membatalkan puasa, termasuk kewajiban kaffarah pada kondisi tertentu.

Sementara itu, materi kedua bertajuk “Jalan Harmoni Menuju Takwa” mengajak para muslimah memaknai Ramadhan sebagai proses pembinaan dan pendidikan ruhani. Dijelaskan bahwa puasa, shalat sunnah, tilawah Al-Qur’an, sedekah, doa, serta qiyamul lail merupakan rangkaian ibadah yang saling melengkapi dan membentuk harmoni. Dari harmoni inilah lahir ketakwaan, sebagai derajat paling mulia di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Pemateri juga menekankan bahwa harmoni sejati di bulan Ramadhan adalah ketika seorang muslim lebih condong mengejar pahala akhirat tanpa melupakan bagian dan tanggung jawabnya di dunia. Jalan kebaikan di bulan Ramadhan diwujudkan dengan menghidupkan ibadah puasa, memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an, menghidupkan shalat sunnah dan malam Lailatul Qadr, memperbanyak doa, bersedekah, memberi makan orang yang berpuasa, hingga melaksanakan ibadah umrah.

Melalui pelaksanaan Daurah Muslimah Ramadhan Umum secara serentak ini, MWD Bone berharap para muslimah semakin siap menyambut Ramadhan dengan bekal ilmu yang benar, ibadah yang berkualitas, serta kesadaran ruhani untuk merajut harmoni menuju pribadi dan masyarakat yang bertakwa.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan