Muslimahwahdah.or.id - Kendari, Mengangkat tema “Ramadhan Momentum Merajut Harmoni, Menuju Indonesia Takwa”, Muslimah Wahdah Cabang (MWC) Wua-Wua menggelar Daurah Ramadhan Muslimah (DRM) pada hari Ahad, 20 Sya’ban 1447 H bertepatan dengan 8 Februari 2026. Dihadiri oleh 90 peserta dari berbagai kalangan muslimah, kegiatan ini sukses digelar di Masjid Ar Razak Saeid, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua.
Dalam sambutannya, Hj. Hasdaniar Abdurrahman, A.Md selaku Ketua MWC Wua-Wua memaparkan bahwa kegiatan ini selain bertujuan untuk memberikan bekal dalam menjalankan ibadah puasa, juga sebagai sarana ukhuwah dan kebersamaan untuk menumbuhkan kepedulian sosial antar sesama.
Lebih lanjut, ia juga memperkenalkan berbagai program reguler Muslimah Wahdah yang ada di kecamatan, di antaranya Pendidikan Al-Qur’an Orang Dewasa (DIROSA), Tahsin, Kajian Islam Intensif, Penyelenggaraan Jenazah, serta beberapa program lainnya termasuk program amaliah di bulan Ramadhan.
Kegiatan DRM ini turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Wua-Wua, Susan Susiana, SE dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Kecamatan Wua-Wua, Dian Lapalulu, ST., MT.
Dian mengungkapkan harapannya agar melalui kegiatan ini para peserta mendapatkan manfaat dan hikmah dalam menghadapi bulan suci Ramadhan.
“Marilah kita memperdalam ilmu agama, meningkatkan iman dan takwa, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara kita. Semoga daurah ini dapat menjadi sarana untuk mendapatkan manfaat dan hikmah yang besar dalam menjalankan ibadah puasa dan meningkatkan kualitas diri sebagai muslimah,” ungkapnya.
Hadir sebagai pemateri utama, Ustadzah Asriyanti Adam, S.TP., M.P menekankan pentingnya pemahaman ibadah Ramadhan secara menyeluruh. Dalam pemaparannya, ia mengulas makna ibadah beserta dasar-dasar fikih puasa sebagai landasan ibadah Ramadhan, mulai dari niat, rukun hingga hal-hal yang membatalkan puasa.
“Syariat puasa itu bukan hanya bagi umat Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, tetapi sudah ada pada umat-umat nabi sebelumnya, meskipun terdapat perbedaan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami apa yang sebenarnya harus dilakukan dalam berpuasa di bulan Ramadhan,” paparnya.
Kegiatan DRM ini mendapat respons positif dari para peserta. Salah seorang peserta daurah, Narmawadi, S.Pd., menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini para peserta memperoleh bekal yang bermanfaat sebagai persiapan menjelang bulan suci.
“Alhamdulillah, kegiatan Daurah Ramadhan ini sangat bermanfaat bagi kami karena memberikan bekal persiapan dalam melaksanakan ibadah puasa serta amalan-amalan sunnah lainnya,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sosialisasi Program Amaliah Ramadhan (PAR) yang meliputi berbagai bentuk kegiatan sosial, di antaranya tebar ifthor nusantara, tebar ifthor untuk korban bencana, serta kado Lebaran untuk yatim dan dhuafa.
Melalui kegiatan DRM ini, MWC Wua-Wua berharap para peserta dapat menyambut Ramadhan dengan kesiapan ilmu dan amal, serta berperan aktif dalam menghidupkan nilai-nilai ketakwaan di tengah keluarga dan masyarakat, demi terwujudnya Indonesia yang bertakwa dan harmonis.
Kontributor: Medikom & Humas MWC Wua-Wua
0 Komentar
Belum ada pesan