Muslimahwahdah.or.id - Mamuju Tengah, Muslimah Wahdah Daerah (MWD) Mamuju Tengah resmi menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) VI yang bertempat di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, Minggu (11/01). Kegiatan ini merupakan agenda strategis untuk menyusun program kerja satu tahun ke depan dengan fokus pada penguatan pendidikan Islam dan sinergi bersama pemerintah daerah di Bumi Lalla Tassisara.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah daerah, pimpinan Wahdah Islamiyah Mamuju Tengah, serta didampingi oleh Ketua Muslimah Wahdah Wilayah (MWW) Sulawesi Barat, Maharani, S.Si. dan Ketua Muslimah Wahdah Daerah (MWD) Mamuju Tengah, Yatni, S.Sos.
Dukungan dan Harapan Pemerintah Daerah
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Mamuju Tengah, Mahyuddin, yang hadir mewakili pemerintah memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Muslimah Wahdah selama ini.
"Pemerintah daerah sangat mendukung semua program Wahdah Islamiyah terutama dalam pemberantasan buta aksara Al-Qur'an. Kami berharap organisasi ini terus membawa perubahan dan semoga bisa menjadi rahmatan lil alamin," ujar Mahyuddin.
Mahyuddin juga menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga di daerah. "Kami berharap Organisasi Wahdah bisa berkolaborasi dengan pemerintah dan semua Ormas lain yang ada di Mamuju Tengah. Secara khusus, kami juga berharap Sekolah Wahdah yang ada di Mateng bisa menjadi sekolah yang memberi pendidikan Islam sejak dini pada anak secara maksimal," tambahnya.
Sambutan Pimpinan Wahdah Islamiyah
Ketua DPD Wahdah Islamiyah Mamuju Tengah, Hasbi Enha, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas penerimaan semua pihak terhadap keberadaan Wahdah di wilayah tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan sambutan hangat dari pemerintah daerah serta saudara-saudara kami dari Ormas-ormas lain di Mamuju Tengah. Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus berkhidmat bagi masyarakat," ungkap Hasbi Enha.
Senada dengan hal tersebut, Sekertaris DPW Wahdah Islamiyah Sulawesi Barat, Ustadz Fajaruddin Djarir, S.E., M.M., memberikan arahan terkait pentingnya kualitas sumber daya manusia dalam berorganisasi.
"Wahdah Islamiyah harus mampu berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh masyarakat yang ada di Mamuju Tengah. Kekuatan kita ada pada kaderisasi yang baik dan sinergi yang kokoh untuk membangun daerah melalui nilai-nilai keislaman," tegas Ustadz Fajaruddin Djarir.
Peran Muslimah Wahdah
Meskipun tidak memberikan sambutan formal dalam sesi pembukaan tersebut, kehadiran Ketua MWW Sulawesi Barat, Maharani, S.Si., dan Ketua MWD Mamuju Tengah, Yatni, S.Sos., menjadi inti dari pelaksanaan Mukerda ini. Keduanya berharap melalui forum ini, para kader Muslimah Wahdah mampu merumuskan program yang menyentuh akar rumput, khususnya dalam pembinaan keluarga dan pendidikan anak, sehingga visi Rahmatan Lil 'Alamin dapat dirasakan nyata oleh seluruh masyarakat Mamuju Tengah.
Melalui Mukerda VI ini, Muslimah Wahdah Mamuju Tengah berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan terbebas dari buta aksara Al-Qur'an.
0 Komentar
Belum ada pesan