Muslimahwahdah.or.id - MAKASSAR, Muslimah Wahdah Daerah Gunungkidul kembali mengadakan program Tebar Ifthar tahun ini di Masjid Al Madinah, Gunungkidul, pada Jumat (14/03/2025). Kali ini, Tebar Ifthar dikemas dengan kajian menjelang buka puasa yang dihadiri oleh sekitar 150 peserta, yang juga merupakan penerima ifthar.
Kajian ini menghadirkan Ustadz Abu Ayyub, Ketua DPW Wahdah Islamiyah DIY, sebagai pemateri. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa doa bukan sekadar permohonan kepada Allah, tetapi juga merupakan ibadah yang sangat utama. "Doa adalah ibadah, bahkan doa adalah inti dari ibadah itu sendiri," ungkapnya. Ia juga menegaskan bahwa seorang mukmin harus selalu berdoa kepada Allah dengan penuh keyakinan.
"Beberapa syarat agar doa dikabulkan, di antaranya harus didasari tauhid, tidak mengandung dosa atau niat memutus silaturahmi, serta tidak dilakukan dengan tergesa-gesa," lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa doa adalah wujud ketergantungan seorang hamba kepada Allah, yang kasih sayangnya melebihi kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Oleh karena itu, doa harus dilakukan dengan adab yang baik, yaitu diawali dengan hamdalah, dilanjutkan dengan sholawat, memilih waktu-waktu mustajab, mengangkat tangan saat berdoa, serta tidak merasa ragu atau menganggap permintaan kita terlalu besar bagi Allah. "Apa pun yang kita minta, itu kecil dan mudah bagi Allah," tuturnya.
Kajian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya doa dalam kehidupan seorang Muslim. Dengan adanya kajian ini, diharapkan peserta semakin memahami pentingnya berdoa dan menerapkannya dengan penuh keyakinan serta adab yang benar dalam kehidupan sehari-hari.
Koresponden Muslimah Wahdah Wilayah DIY
0 Komentar
Belum ada pesan