Muslimahwahdah.or.id - Buton Tengah, Muslimah Wahdah Daerah (MWD) Buton Tengah melaksanakan Gema Majelis Taklim (GMT) 2026 pada Ahad, 4 Oktober 2026, di Masjid Agung Nurul Huda, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–12.00 WITA tersebut diikuti sekitar 90 peserta dari Majelis Taklim Kecamatan Lakudo dengan mengangkat tema “Musibah Menguji, Iman Menguatkan.”
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar dakwah dan pembinaan muslimah dalam merespons berbagai tantangan serta ujian kehidupan yang dihadapi masyarakat. Melalui tema yang diangkat, peserta diajak membangun cara pandang yang lebih kokoh terhadap musibah dengan menjadikan iman, kesabaran, dan ketawakalan sebagai kekuatan dalam menghadapi setiap ujian.
Gema Majelis Taklim 2026 menghadirkan Ustadzah Darmawati, S.Si., M.Si. sebagai pemateri. Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua TP PKK Buton Tengah, Umi Noranah, S.Pd., yang turut memberikan sambutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua MWD, sambutan Ketua TP PKK Buton Tengah, pemaparan materi, serta sosialisasi Unit Khidmatul Qur’an dan Unit Pelayanan Umat.
Dalam pemaparannya, Ustadzah Darmawati, S.Si., M.Si menekankan pentingnya memahami musibah secara proporsional dalam kehidupan seorang muslim. Menurutnya, musibah tidak selalu menunjukkan bahwa Allah sedang menghukum seorang hamba, tetapi dapat menjadi sarana untuk menguji keimanan sekaligus mengingatkan manusia agar semakin mendekatkan diri kepada Allah.
“Musibah bukan selalu tanda bahwa Allah sedang menghukum kita. Musibah bisa menjadi bentuk ujian, pengingat, sekaligus jalan bagi seorang hamba untuk semakin dekat kepada Allah,” ungkapnya
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari materi yang disampaikan dalam GMT 2026, khususnya dalam menguatkan sikap iman, kesabaran, dan ketawakalan dalam menghadapi berbagai kondisi kehidupan.
Sementara itu, Ketua TP PKK Buton Tengah, Umi Noranah, S.Pd., menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Gema Majelis Taklim 2026. Dalam sambutannya, ia juga menyampaikan pesan dari Ibu Bupati agar pembinaan kepada majelis taklim tidak berhenti pada pelaksanaan GMT.
“Kami mengapresiasi kegiatan GMT ini. saya berharap kegiatan ini tidak hanya sampai di sini, tetapi ibu-ibu Majelis Taklim juga mengikuti halaqah tarbiyah yang akan diselenggarakan Wahdah Islamiyah,” ujarnya
Pesan tersebut menekankan pentingnya keberlanjutan pembinaan melalui kegiatan keagamaan yang dapat memperkuat pemahaman dan pembinaan peserta majelis taklim.
Pelaksanaan Gema Majelis Taklim 2026 mendapat apresiasi dan harapan positif dari para peserta. Kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan pembinaan keislaman serta mendorong peserta untuk menghadapi berbagai ujian kehidupan dengan iman yang lebih kokoh.
0 Komentar
Belum ada pesan