MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Gema Majelis Taklim MWC Makassar 2026: Musibah Bencana Menguji, Iman Menguatkan

Muslimahwahdah.or.id - Makassar, Musibah dan bencana merupakan ujian yang dapat menimpa siapa saja. Dalam menghadapi keadaan tersebut, seorang muslim dituntut untuk tetap bersabar, memperkuat iman, dan senantiasa bertawakal kepada Allah. 

Pesan inilah yang menjadi pembuka kegiatan Gema Majelis Taklim (GMT) yang di gelar oleh Unit Majelis Taklim kecematan  makassar Muslimah Wahdah Islamiyah Makassar pada Ahad, 11 Oktober 2026, bertempat di Masjid Babul Jihad, Jalan Abubakar Lambogo, Kelurahan Bara-Baraya Selatan, Kecamatan Makassar, Kota Makassar.

Mengangkat tema “Musibah Menguji, Iman Menguatkan”, kegiatan ini dihadiri sekitar 250 peserta muslimah yang berasal dari puluhan majelis taklim di berbagai kelurahan di Kecamatan Makassar. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan keislaman sekaligus sarana mempererat ukhuwah dan silaturahmi antarmajelis taklim.

Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Cabang (MWC) Makassar, Ustazah Maya Latippa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Gema Majelis Taklim merupakan salah satu program kerja FKMT yang menaungi majelis-majelis taklim Muslimah Wahdah Islamiyah Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan sekali dalam setahun sebagai sarana pembinaan muslimah, syiar Islam, serta mempererat silaturahmi antar majelis taklim.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ibu Camat Makassar sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Makassar, Rizti Nadirah Tri, S.STP., M.A.P. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan pentingnya menghadiri majelis ilmu sebagai salah satu upaya meningkatkan keimanan dan memperkuat pemahaman agama dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu rangkaian kegiatan yang berlangsung adalah pengukuhan empat majelis taklim. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keberadaan dan peran majelis taklim sebagai wadah pembinaan muslimah di tengah masyarakat.

Materi utama disampaikan oleh Ustazah Farida Aprianti, S.T.P., M.Si. dengan membahas makna musibah dan bagaimana seorang muslim seharusnya menyikapinya. "Musibah merupakan bagian dari ketetapan Allah yang harus dihadapi dengan keimanan dan sikap yang benar," ujarnya. 

Berlandaskan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an, termasuk Surah Al-Hadid ayat 22, peserta diingatkan untuk meyakini bahwa segala sesuatu terjadi dalam ilmu dan ketetapan Allah. Seorang muslim hendaknya menghadapi musibah dengan bersabar, tidak berputus asa, melakukan muhasabah diri, serta tetap mengambil sebab dan berikhtiar dalam mencari jalan keluar.

Pesan ini menjadi pengingat bahwa ujian kehidupan bukan alasan untuk melemahkan keimanan, melainkan momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki diri, dan menguatkan keteguhan hati dalam menghadapi berbagai keadaan.

Pada penghujung acara, dilakukan penyerahan sertifikat kepada moderator dan pemateri oleh Ketua MWC Makassar. Ibu Camat Makassar juga menerima cenderamata berupa piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kehadiran dan dukungannya terhadap kegiatan ini.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelompok belajar mengaji serta pembagian doorprize kepada peserta. Suasana kebersamaan dan antusiasme peserta menjadi bagian dari penutup kegiatan Gema Majelis Taklim Makassar 2026.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para muslimah semakin termotivasi untuk menghadiri majelis ilmu, mempererat ukhuwah Islamiyah.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan