MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Daurah Ramadhan Muslimah Hadir di Palu Barat dan Ulujadi

Muslimahwahdah.or.id - KOTA PALU, Muslimah Wahdah Islamiyah Cabang Palu Barat dan Ulujadi menggelar Daurah Ramadhan Muslimah (DRM) bertema “Momentum Merajut Harmoni Menuju Indonesia Taqwa.” Kegiatan ini merupakan bagian dari Syiar Daurah Ramadhan Muslimah yang dilaksanakan di lima kecamatan di Kota Palu.

Khusus titik Palu Barat dan Ulujadi, kegiatan digelar di Hotel Buana, Palu Barat, dan dihadiri 92 peserta muslimah, Ahad (8/2/2026) lalu. 

Daurah diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Ustadzah Elisabet Hambali menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menambah pemahaman keislaman, khususnya terkait pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan.

“Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan diri agar ibadah puasa dan amalan Ramadhan dapat dilaksanakan sesuai tuntunan syariat serta menumbuhkan semangat untuk menjalani Ramadhan dengan lebih baik, lebih tertib, dan lebih bermakna,” ujarnya.

Acara dibuka oleh Ketua TP PKK Kecamatan Palu Barat, Normasandi, S.Tr.Keb. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Muslimah Wahdah Islamiyah yang terus mengajak kaum muslimah menempuh jalan kebaikan.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini yang mengajak muslimah di Palu Barat dan Ulujadi untuk menambah keimanan. Manfaatkan momen ini untuk belajar seputar ibadah dan amalan di bulan Ramadhan sehingga dapat memperbaiki akhlak dan kualitas amal ibadah,” ujarnya.

Materi pertama disampaikan oleh Ustadzah Amaliah Yasin dengan tema “Mewujudkan Harmoni Ibadah di Bulan Ramadhan.” Ia menekankan pentingnya menjaga syarat sah ibadah puasa.

“Muslimah perlu menjaga harmonisasi ibadah Ramadhan dengan memperhatikan syarat utama, yaitu ikhlas dan muttaba’ah (sesuai tuntunan Rasulullah, red). Keduanya merupakan pondasi penting dalam menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Materi kedua disampaikan oleh Ustadzah Epa Nurmala bertema “Amaliyah Ramadhan, Jalan Harmoni Meraih Derajat Taqwa.” Ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat.

“Untuk menjaga harmonisasi ibadah puasa, hendaknya muslimah menyeimbangkan urusan dunia dan akhirat agar makna puasa tidak berkurang. Jalan harmoni menuju takwa setelah memenuhi syarat ikhlas dan muttaba’ah adalah menjaga nilai ibadah puasa, memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an, sholat sunnah, menghidupkan malam Lailatul Qadr, bersedekah, dan memperbanyak doa,” ujarnya.

Selain pembinaan ibadah Ramadhan, panitia juga menyosialisasikan program belajar Al-Qur’an metode Dirosa dan program sedekah Pundi Amal. Di akhir acara, panitia memberikan apresiasi kepada peserta yang aktif bertanya dan peserta yang hadir paling awal.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Muslimah Wahdah Islamiyah Cabang Palu Barat dan Ulujadi dalam membina muslimah agar semakin kuat secara spiritual dan sosial dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan