MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Daurah Ramadhan di Tawaeli, Peserta Diajak Bersungguh-sungguh Raih Taqwa

Muslimahwahdah.or.id - KOTA PALU, Muslimah Wahdah Islamiyah Cabang Tawaeli menggelar Daurah Ramadhan Muslimah sebagai momentum penguatan iman dan kesiapan menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan bertema “Momentum Merajut Harmoni Menuju Indonesia Taqwa” ini dilaksanakan di Jalan Bukit Tunggal, Mamboro, Palu Utara, Ahad (8/2/2026).

Daurah Ramadhan ini merupakan bagian dari kegiatan serentak yang dilaksanakan di lima kecamatan di Kota Palu. Di titik Palu Utara, kegiatan diikuti 103 peserta muslimah.

Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadzah Ayuni yang membacakan QS. Al-Baqarah ayat 183–186.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua MWC Tawaeli, Ustadzah Mutia. Selanjutnya, Camat Palu Utara, Nurnaningsih, S.SPT., M.Si., turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan, “Mari kita semua tetap menjaga amalan-amalan di bulan suci Ramadhan,” ujarnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada MWC Tawaeli atas terselenggaranya kajian persiapan menyambut Ramadhan tersebut.

Kegiatan inti diisi dengan dua materi. Materi pertama disampaikan oleh Ustadzah Ramlah Moh. Ali, Koordinator Pengembangan Pembelajaran Tahsinul Qiraah (P2TQ) MWD Palu, dengan tema “Mewujudkan Harmoni Ibadah di Bulan Ramadhan.”

“Mari kita manfaatkan bulan Sya’ban ini untuk melatih amalan-amalan ibadah kita, memulai pagi dengan membaca ayat suci Al-Qur’an,”  ajaknya. 

Ia juga menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan pendidikan, di antaranya mendidik diri untuk menahan lapar, mendidik harta dengan bersedekah, serta mendidik jiwa untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an dan beribadah semata-mata mencari ridha Allah.

Materi kedua disampaikan oleh Ustadzah Ida Wahyuni dengan tema “Amaliyah Ramadhan, Jalan Harmoni Meraih Taqwa.” Ia menegaskan pentingnya kesungguhan dalam beribadah.

“Kita harus bersungguh-sungguh menjalankan bulan Ramadhan dengan bertakwa kepada Allah, karena letak takwa itu di dalam hati. Siapa yang menjaga ketakwaan kepada Allah, maka Allah akan menjaganya,” ujarnya.

Menjelang penutupan, panitia membentuk Kelompok Belajar Islami serta menyosialisasikan program Tilawah Harian Ramadhan (THR) metode Dirosa yang akan dilaksanakan pada 1–20 Ramadhan.

Kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta. Salah satu peserta tertua yang berusia 75 tahun turut hadir bersama keluarga dan majelis taklimnya, menunjukkan semangat menuntut ilmu tanpa mengenal usia.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan