Muslimahwahdah.or.id - Sigi, Muslimah Wahdah Islamiyah Kabupaten Sigi menyelenggarakan Daurah Ramadhan Muslimah pada Ahad, delapan Februari dua ribu dua puluh enam, bertempat di Kantor Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi. Kegiatan ini mengangkat tema “Ramadhan Momentum Merajut Harmoni Menuju Indonesia Taqwa” dan diikuti muslimah dari berbagai kalangan usia.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh perwakilan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Marawola, Suryanti. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi terselenggaranya kegiatan keagamaan tersebut serta menyampaikan harapan agar daurah ini dapat mempererat silaturahmi dan memberikan kontribusi positif dalam pembinaan keimanan, khususnya bagi kaum perempuan di wilayah Marawola.
Ketua Muslimah Wahdah Daerah Sigi, Anizar Arsyad, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis untuk memperkuat ketakwaan, baik dalam keluarga maupun masyarakat. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan daurah ini sebagai sarana peningkatan pemahaman dan kualitas ibadah menjelang bulan suci Ramadhan.
“Kegiatan ini adalah Daurah Ramadhan Muslimah yang bertujuan mengedukasi dan memotivasi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sigi, untuk menyambut bulan suci Ramadhan dengan ilmu, bukan hanya dengan semangat semata. Dengan ilmu, amalan-amalan di bulan Ramadhan dapat bernilai dan berkualitas di sisi Allah,” ujarnya.
Materi pertama disampaikan oleh Cahyati A. Ilam, S.Pd.I dengan judul “Mewujudkan Harmoni di Bulan Ramadhan (Memahami Fiqh Puasa).” Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya pemahaman fiqh puasa agar ibadah Ramadhan dilaksanakan sesuai tuntunan syariat serta berdampak pada pembentukan akhlak yang baik. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 183:
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Materi kedua disampaikan oleh RR Sriwulandari, S.Si. dengan judul “Amalia Ramadhan, Jalan Harmoni Meraih Derajat Taqwa.” Ia mengajak peserta menghidupkan Ramadhan dengan berbagai amalan utama, seperti tilawah Al-Qur’an, sedekah, qiyamul lail, serta menjaga kepedulian sosial. Pemaparannya dikuatkan dengan hadits Rasulullah ﷺ:
“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para peserta. Salah seorang peserta lanjut usia, Aedia, berusia tujuh puluh tahun, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat mengikuti daurah tersebut.
“Alhamdulillah, meskipun usia saya sudah lanjut, saya masih diberi kesempatan belajar. Materinya sangat bermanfaat dan menambah semangat saya untuk menjalani Ramadhan nanti. Semoga saya diberi kesehatan dan umur panjang,” tuturnya.
Melalui kegiatan Daurah Ramadhan Muslimah ini, Muslimah Wahdah Islamiyah Kabupaten Sigi berharap dapat terus berperan aktif dalam pembinaan keislaman muslimah serta berkontribusi dalam merajut harmoni masyarakat menuju terwujudnya Indonesia yang bertaqwa.
Koresponden:
Ariyen Monalisa
0 Komentar
Belum ada pesan