DEPOK (8/5/2020) – Tim Muslimah wahdah mengadakan pembagian 12.000 lebih ifthor secara serempak di berbagai lokasi di Indonesia. Salah satunya di ibukota tercinta, tepatnya Jakarta timur wilayah yang juga terkena dampak covid19 terbesar di negri ini.

Melihat betapa besarnya dampak covid19 ini terhadap masyarakat maka tim Muslimah wahdah Jakarta timur berupaya memberikan bantuan berupa buka puasa dan vitamin untuk tim medis dan tenaga kesehatan serta dhuafa yang masih banyak berkeliaran mencari sesuap nasi untuk keluarga mereka.

Walaupun sudah diberlakukan PSBB tetap saja keadaan dijalanan ramai dan macet. Berbagai kalangan masyarakat mengalami kondisi ekonomi yang menurun drastis,hal itu membuat mereka tidak memungkinkan untuk tinggal diam dirumah. Sehingga berharap besar kondisi ini bisa terbantukan dengan adanya pembagian ifthor untuk mereka. Sebanyak 275 box buka puasa dibagikan kepada mereka di tiga titik yaitu Ciracas,Cipayung dan Pinang Ranti. Tim muslimah wahdah juga berupaya membagikan buka puasa door to door, dari rumah ke rumah sambil memberikan pesan agar masyarakat tetap stay dirumah mereka selama kondisi wabah covid19 ini.

Sementara itu,tim juga turun membagikan 100 box buka puasa dan vitamin untuk tenaga medis di Rumah sakit Persahabatan Jakarta timur. Rumah sakit ini adalah salah satu rumah sakit yang terbanyak merawat pasien covid19. Ibu Evi selaku penanggung jawab penerimaan bantuan covid19 ini mengucapkan terimakasih kepada Muslimah wahdah yang turut memberikan perhatian kepada mereka para tenaga medis yang selalu siap siaga mengabdi untuk masyarakat.beliau juga tak lupa mendoakan agar kita semua diberikan kesehatan dan masa pandemi ini segera berakhir.
“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Muslimah Wahdah Islamiah yang telah memberikan katering kepada karyawan kami, semoga keberkahan, kesehatan diberikan kepada kita semua begitupun untuk yang memasak dan yang memberikannya”. ungkap Evi Theresia selaku Tim Donasi R.S Persahabatan Jakarta Timur.

Kesan pesan juga disampaikan oleh Naran, salah satu warga daerah Pondok Ranggon Cipayung Jaktim. Naran bekerja sebagai buruh kasar di salah satu kebun sayur mayur punya warga setempat. Kondisi fisik yang tak sempurna, tak lantas menjadikannya alasan untuk tidak bekerja. ” Alhamdulillah, terima kasih ibu sekalian, semoga rizkinya berkah, banyak orang yang menganggap remeh dan takut dengan keadaan saya yang begini. Tapi alhamdulillah masih ada yang peduli kepada saya” ucapnya sembari berkaca-kaca.

Suka cita juga disampaikan oleh Ummu Furqan, “alhamdulillah maasya Allah, dari Wahdah ya? Jazakillahu khair ya um, saya sering dengar namanya dan ternyata hari ini bertemu dengan orang-orangnya langsung, semoga nanti bisa bergabung ngaji di Wahdah” harap ibu beranak 5 yang tinggal di rumah petakan sempit ini, suami Ummu Furqan bekerja sebagai penjaja makanan ringan di sekolah-sekolah. Tentu saja masa pandemi ini sangat signifikan penghasilan yang didapat. Salam ukhuwah dari ibukota untuk seluruh muslimah diberbagai wilayah.

Baca juga http://muslimahwahdah.or.id/sasar-kampung-muallaf-muslimah-wahdah-sorong-salurkan-1000-paket-di-aksi-berbagi-ifthar-akbar/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here