Unit Sosial dan Kesehatan Muslimah Wahdah Daerah Kota Gorontalo gelar khitanan anak perempuan. Sebanyak 31 bayi dan balita yang berusia 11 bulan hingga empat tahun dikhitan oleh Petugas Medis dari Muslimah Wahdah Gorontalo, Ahad (14/8/2022) di SDIT Al Faruq Wahdah Islamiyah, Kota Gorontalo./Dokumen Pribadi

GORONTALO. Unit Sosial dan Kesehatan Muslimah Wahdah Daerah Kota Gorontalo gelar khitanan anak perempuan. Sebanyak 31 bayi dan balita yang berusia 11 bulan hingga empat tahun dikhitan oleh Petugas Medis dari Muslimah Wahdah Gorontalo, Ahad (14/8/2022) di SDIT Al Faruq Wahdah Islamiyah, Kota Gorontalo.

Kegiatan ini tidak hanya khitan, namun juga sosialisasi mengenai gizi dan tumbuh kembang anak demi upaya mencegah stunting. Ada pula pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala untuk anak-anak berusia dibawah lima tahun, yang dikhususkan untuk anak-anak anggota dan pengurus Muslimah Wahdah Gorontalo.

Ustadzah Astrid Narulita selaku Ketua Muslimah Wahdah Daerah Kota Gorontalo mengatakan bahwa kita sebagai organisasi islam tidak hanya fokus pada dakwah saja. “Muslimah Wahdah Daerah Kota Gorontalo, sebagai ormas islam tidak hanya menitikberatkan kegiatannya pada kegiatan dakwah dan pendidikan, tetapi juga pada kegiatan sosial dan kesehatan. Olehnya kegiatan Khitanan anak perempuan ini dibuat bertujuan sebagai syiar kepada masyarakat untuk menghidupkan sunnah fitrah yg diajarkan oleh Nabi,” pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Dokter Hanan yang juga turun langsung proses khitan mengatakan khitan anak perempuan belum terlalu dikenal di tengah masyarakat. “Khitanan Perempuan ini kedepannya bisa lebih dikenal lagi oleh masyarakat,” ujarnya yang juga selaku Ketua Unit Sosial dan Kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here