“Umat islam harus menjadi leading di berbagai sektor kebangsaan,” ujar Tamzil Linrung, salah seorang senator DPD Republik Indonesia.

Anggota DPD RI ini menjadi salah satunya pembicara dalam Webinar Kebangsaan yang dilaksanakan dalam rangka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) XIII Wahdah Islamiyah, Sabtu (26/12/2020). Webinar kebangsaan yang mengangkat tema”Mengokohkan Wawasan Kebangsaan dalam Menghadapi Persoalan Umat dan Bangsa” ini jua dihadiri oleh H. Bambang Soesatyo, S.E., M.B.A (Ketua MPR RI) dan Dr. H Sandiaga Salahudin Uno, BBA, MBA sebagai Keynote Speaker . serta Dr. KH Muhammad Zaitu Rasmin, Lc. MA.

Saat ini opini yang berkembang terkait wawasan keislaman yang jauh dan tidak memiliki wawasan kebangsaan menjadi awal pembahasan materi yang dibawakan oleh senator RI yang lahir di Pangkep ini. Pasalnya melihat kondisi carut-marut saat ini, peran ummat begitu terpinggirkan baik dalam pendidikan maupun ekonomi. Padahal Ekonomi ummat adalah ekonomi rakyat.

Dengan membawakan materi terkait “Wawasan Kebangsaan Menyatukan Anak Bangsa”, Tamzil mengatakan sudah saatnya ummat untuk berada dalam shaf jamaah yang berupaya meluruskan kiblat bangsa. Dengan mengutamakan persatuan, pengakuan terhadap pluralitas serta menjadi ummat yang wasathiyah. “Maka kiblat harus diluruskan,” ujarnya.

Tamzil juta menambahkan dalam materinya di depan ribuan peserta secara virtual bahwa ummat saat untuk mengatasi persoalan bangsa sangat perlu untuk menginternalisasi para ulama baik ketika memperjuangkan ataupun merawat kebangsaan. Solusi yang ditawarkan dalam materi Webinar kali ini ialah ummat islam harus menjadi leading dalam berbagai sektor kebangsaan. Selain itu, membangun kesadaran kebangsaan ummat dan mengembangkan kiprah sosial dan ekonomi secara inovatif dan inklusif. “Kerjasama dan dialog ummat adalah kunci keberhasilan suatu bangsa,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here