“Tidak ada yang lebih panjang daripada jalan dakwah untuk mengubah sebuah peradaban, semua masyarakat dan semua ummat” poster kalimat yang terpajang di Pusat Dakwah Islamiyah seakan mewakili kehadiran semua urusan lembaga Muslimah Wahdah seluruh Indonesia. Sejak Selasa lalu (10/12/2019), para perwakilan telah berdatangan satu per satu baik dari Sabang hingga Merauke.

Muslimah Wahdah Pusat selaku tuan rumah pun menyambut dengan kehadiran para urusan setiap lembaga. Ustadzah Harisah Tipa Abidin dalam sambutannya dalam Pra Mukernas “Penataran Ketua Lembaga Muslimah Wahdah” mengucapkan “Ahlan Wa Sahlan kepada seluruh peserta, semoga muktamar ini menjadi spirit awal dalam berdakwah,” ujarnya.

Salah satu perwakilan dari Sabang yaitu Aceh, Ummu Dinar berharap kehadirannya di Mukernas ini bisa membawa manfaat bagi lembaganya. “Semoga sekembalinya daerah bisa membawa sesuatu yang bermanfaat untuk dakwah ke depan,” ujarnya.


Baca juga http://muslimahwahdah.or.id/ketua-dpp-muslimah-wahdah-islamiyah-ajak-ketua-muslimah-wahdah-seluruh-indonesia-menjadi-motivator-dalam-ketahanan-organisasi/

Pun dengan Sriwedani perwakilan dari Muslimah Wahdah Wilayah Papua menceritakan pengalaman berdakwah di tempat yang minoritas dan mengibaratkan berdakwah di tengah hutan. Menurutnya sangat berbeda ketika jalan dakwah nya di Makassar. “Allah masih menguatkan kami di sana bisa tetap berjuang tentu dengan doa kita semua,” ujarnya.

Sejalan dengan perwakilan Aceh dan Papua, Karmila dari perwakilan Muslimah Wahdah Daerah Nunukan yang baru kali pertama mengikuti Mukernas ini sangat berharap dapat membawa bekal untuk dibawa kembali ke Nunukan mengingat pengurus di Nunukan masih minim dan tentunya butuh penguatan di jalan dakwah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here