Mamuju – Melihat kondisi anak dan remaja saat ini dari segi spiritualnya sebagian besar mereka jauh dari nilai-nilai keislaman. Sebagian besar dari mereka sudah terjerumus dengan perkembangan zaman sehingga menjadikan aktifitasnya cenderung kepada hal-hal yang melalaikan. Misalnya penggunaan gadget secara berlebihan, game online dan kegiatan negatif lainnya.

Disadari atau tidak, kondisi ini tidak sepenuhnya kesalahan ada pada mereka. Akan tetapi ada peran orang tua yang sangat penting dalam membina anak dan remaja.

“Meluangkan waktu bersama anak, mendampinginya serta mengajarkan kebaikan-kebaikan agar mereka tidak jauh dari nilai keislaman dan mereka paham dengan diri dan agamanya, ini adalah peran utamanya yang harus ada pada orang tua,” ungkap Nina Isnawati ketua unit pembinaan generasi muda Muslimah Wahdah Mamuju

Berangkat dari niat bersama untuk pengabdian kepada ummat khususnya dalam pembinaan remaja Muslimah, Lembaga Pembinaan, Pengembangan Anak dan Remaja (LP2AR) Muslimah Wahdah Islamiyah Mamuju, melaksanakan kegiatan training of trainer untuk memberikan pemahaman kepada mentor dan calon mentor dalam mengelola program P2AR serta sarana untuk meningkatkan kualitas mentor dan calon mentor dalam membina anak dan remaja.

Sebagai calon mentor sejumlah kader-kader muda muslimah wahdah Mamuju, mengikuti kegiatan Learning process 1 yang dipusatkan di Aula Masjid Raya Suada Mamuju, (07/03/20).

“Learning process 1 ini adalah bagian dari traning of trainer, menghadirkan ketua LP2AR Muslimah Wahdah Pusat Ir. Hj. Zulfaidah Agfar. Ini langkah awal membangun peradaban dengan Menjadi Mentor yang Kreatif dan Inovatif. InsyaAllah,” jelas Nina Isnawati

Kehadiran LP2AR diharapkan bisa membantu para orang tua dan ikut serta mengambil peran dalam membina anak dan remaja. Khususnya dari kalangan kader dan simpatisan Wahdah Islamiyah Mamuju.

“Kehadiran LP2AR ini diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk berproses mengembangkan potensi yang dimiliki dan membawa mereka kepada nilai-nilai positif berdasarkan Alquran dan Assunnah,” harap Nina

Kegiatan learning procces 1 ini semoga menjadi langkah awal mewujudkan peran mentor dalam membina anak dan remaja. Serta menjadikan mentor kreatif dan inovatif dalam membina anak dan remaja dapat melahirkan generasi yang mengenal nilai-nilai keislaman dan mereka mampu untuk mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here