(BANDUNG, 19/08/18)- Hari Ahad, tanggal 19 Agustus 2018, Muslimah Wahdah Bandung bersama Komunitas Pencinta Masjid (KPM) menggelar sebuah acara bertajuk, “Ada Apa dengan Tarbiyah?”.

Acara yang berlangsung di aula dasar Masjid Al-Imtiyaz Surapati Core Bandung ini menampilkan 3 pemateri yang menyampaikan 3 materi menarik yang disampaikan oleh para pemateri dari Muslimah Wahdah Bandung.

AADT merupakan bagian dari kegiatan ME TIME (Muslimah Education) Time yang merupakan program dari para pengurus muslimah KPM (Komunitas Pencinta Masjid), yang mana, program ME Time ini kedepannya akan dijalankan dalam bentuk Kelompok Kajian Islam Intensif yang tak lain adalah halaqah tarbiyah dan akan menggandeng para pemateri dari Muslimah Wahdah Bandung.

Diantara materi yang disampaikan, yaitu yang pertama adalah materi berjudul “Muslimah, Where Do You Go?” yang disampaikan oleh Teh Lia (Ummu Rumaisha’) selaku Ketua Muslimah Wahdah Daerah Kota Bandung, lalu materi kedua yang berjudul, “The Miracle of Al-Qur’an” disampaikan oleh Teh Nani (Ummu Nada) yang merupakan pengurus Unit Diklat Muslimah Wahdah Bandung dan yang terakhir adalah materi berjudul, “Emang Bisa Hidup tanpa Al-Qur’an?” yang disampaikan oleh Teh Lina (Ummu Raja) yang merupakan Ketua Unit Sosek Muslimah Wahdah Kab. Bandung.

Peserta yang hadir di acara ini rata-rata mereka yang masih sekolah setingkat SMA atau kuliah karna acara ini memang ditargetkan untuk mereka khususnya mudi-mudi yang baru berhijrah.

Pada acara ini tercatat ada sekitar 30 peserta yang hadir dan total ada 60 peserta yang sudah mendaftar berminat ikut tarbiyah meski berhalangan hadir di acara AADT ini.

Acara ini berlangsung tak lepas dari dukungan para pengurus DKM Masjid Al-Imtiyaz Surapati Core Bandung yang juga ikut terlibat langsung sebagai panitia. Bahkan, dari Muslimah Wahdah Kota Bandung memberikan kesempatan kepada Teh Silvi selaku pengurus DKM untuk memberikan sambutan di awal acara.

Harapannya, mudah-mudahan, kedepannya, Muslimah Wahdah Kota Bandung bisa terus menjalin kerjasama dengan muslimah para pengurus KPM (Komunitas Pencinta Masjid) dan program halaqah tarbiyah ini bisa menjadi wadah bagi mereka para mudi-mudi yang baru atau berniat untuk berhijrah, untuk bisa memperoleh ilmu yang akan menjadi bekal mereka dalam proses hijrah ke depannya. (LIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here