Muswil III ini diadakan sebagai bentuk evaluasi masa kepengurusan sebelumnya dan membahas rona awal serta positioning organisasi dalam mengatur strategi 5 tahun ke depan demi misi 2030. Muslimah Wahdah Islamiyah (WI) Sulsel melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) III yang digelar secara daring dan luring, dengan lokasi utama di Hotel Ibis Styles Makassar, Sabtu-Ahad (6-7/11/21).

Ketua Muslimah DPW WI Sulsel, Ustazah Luthfah Djabrud, S.Si., mengimbau kepada seluruh pengurus untuk terus berbenah, dan berani mengambil langkah untuk beradaptasi dalam segala kondisi.

“Musyawarah DPW Muslimah III menjadi awal kita tak lagi gagap dengan perubahan-perubahan pola, perubahan mekanisi karena kita adalah muslimah pejuang yang siap dalam keadaan apapun untuk bisa move on dari offline ke online. Mudah-mudahan kita bisa mengambil peran yang lebih banyak lagi, apapun keadaan dakwah kita ke depan in syaa Allah,“ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPW WI Sulsel, Ustaz Masdin Udu, Lc., M. H. I., mengapresiasi kiprah Muslimah Wahdah Wilayah yang sangat pesat perkembangannya dengan tetap menyeimbangkan perannya pada sosok yang memiliki peran besar di belakangnya.

“Kami ingatkan bahwa jangan sampai kiprah tersebut banyak kewajiban lain yang kita lupakan. Teruslah berupaya membagi waktu. Bagaimana muslimah kepada Rabb-Nya, bagaimana muslimah sebagai istri, ibu, sehingga semua bisa kita lakukan sesuai dengan porsinya,” tuturnya.

Tak lupa, Ustaz Masdin juga menasehati para pengurus untuk tetap tsiqoh terhadap sesama pengurus.

“Maka dalam Al Qur’an menyebutkan bagaimana ketaatan terhadap pemimpin hingga Allah berikan kemenangan kepada mereka. Marilah kita juga tsiqoh terhadap akhwat yang bersama kita karena mereka adalah akhwat yang dipilih Allah membersamai dalam perjuangan. Seperti ketika hud-hud seekor burung yang lemah dan Raja Sulaiman tsiqoh terhadapnya, dan ketsiqohan Raja Sulaiman pada makhluk Allah yang kecil membawanya bisa menaklukkan kerajaan Ratu Balqis,” tegasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina, S. T. Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah penyebaran kebaikan melalui dakwah.

“Kami turut memberikan dukungan demi kelancaran kegiatan yang bernilai positif. Semoga hasil musyawarah ini mampu memberikan sumbangsih positif untuk kemaslahatan umat ke depannya,” kata Naoemi.

Ketua Muslimah Wahdah Pusat, Ustazah Harisa Tipa Abidin, S. Pd. I., M. Pd., memberikan penguatan agar seorang pejuang senantiasa terlahir, terdidik bahkan hingga menua dalam proses amar ma’ruf nahi mungkar.

“Kita dilahirkan dengan orang yang amar ma’ruf nahi mungkar dan berharap kita dibangkitkan dengan orang yang amar ma’ruf nahi mungkar yang kita sudah tahu keutamaannya,” jelas Ustazah Harisa Tipa.

Mengangkat tema mengokohkan peran Muslimah Wahdah Wilayah Sulsel dalam mewujudkan Indonesia Jaya, Ustadzah Harisa Tipa mengatakan bahwa dengan tema ini, maksimalisasi perjuangan di mana pun berada.

“Semoga apa yang telah Allah berikan sejak 2016-2021 seluruhnya adalah hari-hari terbaik yang telah Allah berikan, makanan terbaik, udara yang kalian hirup adalah udara terbaik yang paling bersih yang antunna hirup. Sebab kalian adalah kader terbaik untuk membawa beban perjuangan,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here