Muslimahwahdah.or.id, – “Ilmu itu bagaikan hasil panen/buruan didalam karung, menulis adalah ikatannya” (Imam Syafi’i)

“Ikatlah ilmu dengan menulis”(Ali ibn Abi Thalib)

Kalimat yang sangat mendalam betapa manfaat menulis dalam keilmuan tidak dapat terpisahkan karena menulis akan menghasilkan sebuah karya yang akan abadi dan terus mengalir manfaatnya walaupun penulis sudah tidak di dunia lagi. Jika orator akan terkenang akan gaya penyampaian dan beberapa kalimat intinya, penulis lewat tulisannya akan terkenang dengan utuh gagasan pemikirannya dan utuh tersampaikan. Inilah yang menjadi esensi dakwah bil qalam. Dakwahnya para ulama yang terus abadi meski jasad tak lagi membersamai.

Inilah yang menjadi energi bagi 4 master of trainer muslimah wahdah : Harisa Tipa Abidin,S.Pd,I, Seniwati Muin,S.Si,Apt, Ir. Jenny Ana Nihe,S.Psi,M.Pd, dan Herlinda, S.S ketika mengikuti kegiatan Pelatihan Menulis Bagi Guru Angkatan ke-3 dengan tema “Satu Guru Satu Buku (Sagu Sabu) dan Satu Siswa Satu Buku (Sasi Sabu) yang dirangkaikan dengan Launching Buku karya Guru pada pelatihan Sagu Sabu angkatan ke-2 yang dilaksanakan di Aula Balai Diklat PUPR wilayah VIII Makassar, Sabtu (17-18/11).

“Kedepan cita cita besar akan segera kita wujudkan, kita harus juga segera mewujudkan tagline gerakan sama sabu (satu master satu buku) dan samusabu (satu murabbiyah satu buku), sape sabu (satu pelatih satu buku) intinya gerakan ini harus kita wujudkan untuk bangkitnya kembali budaya menulis dikalangan muslimah kita” ujar ummu iffah menyemangati sebagai testimoni di media Grup whatsapp Master Of Trainer.
Beberapa tokoh kependidikan hadir dalam acara tersebut diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo, SH, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar yang diwakili Kepala Bidang Managemen Guru dan Tenaga Kependidikan Dr. Panja Nur Wahidin, M.Pd , CEO Media Guru Mohammad Ihsan, Kepala Dinas Perpustakaan Prov. Sulsel, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Makassar dan Pustakawan Dinas Perpustakaan Kota Makassar Tulus Wulan Juni sebagai tokoh penggerak literasi di Sulsel. (U3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here