Ratusan muslimah padati Gedung Lestari 45 dalam Talkshow Muslimah secara luring, Ahad (31/7/2022)/dokumentasi kegiatan.

“Jangan jadi anak muda yang sibuk, tapi jadilah anak muda yang produktif” inilah yang dikatakan Sherly Annavita Rahmi, motivator millenial dan konten kreator ketika hadir memberi luapan semangat kepada ratusan muslimah pada acara Talkshow Muslimah. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Tadribuddaiyah Muslimah Wahdah Pusat dan mengangkat tema tentang Lifestyle Generasi Muslimah di Era Digital, Ahad (31/7/22).

Menurut Sherly anak muda haruslah produktif, bukan hanya sekadar sibuk. Sibuk itu tak memiliki tujuan. Kalau produktif sebaliknya, memiliki tujuan yang akan mengarahkan tenaga dan pikiran menuju ke tujuan tersebut.

Lebih lanjut wanita berdarah Aceh ini, seorang anak muda harus memikirkan ke depannya akan seperti apa. Jangan mau didesainkan masa depannya oleh orang lain. Sherly juga memberi tips agar muslimah tidak insecure. Biasanya muslimah yang insecure itu karena tidak mengenali kelebihannya dan sering mengeksploitasi kekurangannya. Nah agar tidak insecure, maka muslimah harus mengenali potensi atau kelebihannya.”Anak muda harus mengenali potensinya dan berusaha memaksimalkan potensi itu. Jangan insecure,” tukasnya.

Talkshow Muslimah ini diadakan secara hibrid. Kegiatan luring di Gedung Lestari 45, Jl.Urip Sumoharjo Makassar dan daring melalui aplikasi zoom meetings. Peserta yang mengikuti secara daring terdiri dari peserta dari Makassar maupun luar Makassar, yakni dari Luwu, Pare-Pare, Sidrap, Bogor, Malang, Sumatera Utara, Buton, dll.

Selain Sherly Annavita, juga hadir sebagai narasumber dr.Muhyina Nur yang juga memukau peserta dengan materinya. Menurut panitia pelaksana kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan keislaman para remaja muslimah dan merupakan langkah nyata dari perbaikan kualitas remaja muslimah. “Melalui Talkshow Muslimah, narasumber membagikan pandangan tentang pendidikan dan spiritual kepada remaja muslimah yang diharapkan bisa menyadarkan muslimah akan pentingnya dekat dengan Alquran. Alquran tidak bisa diubah oleh siapapun, tetapi Alquranlah yang mengubah diri menjadi lebih baik,” papar Ananda selaku Ketua Panitia Pelaksana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here