Salah satu amalan yang tidak terputus pahalanya, meskipun raga sudah tak ada lagi di dunia ialah amal jariyah salah satunya ialah ilmu yang bermanfaat. Penelitian merupakan salah satu aplikasi dari ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, penelitian juga mampu menjadi policy brief (pembuat kebijakan) bagi sebuah organisasi.

Berdasar hal tersebut Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Wahdah Islamiyah bekerja sama dengan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) menghelat Pelatihan Metodologi Penelitian yang diikuti oleh peserta muslim dan muslimah. Pelatihan ini berlangsung selama dua hari Jum’at-Sabtu (12-3/2/2021) secara virtual melalui aplikasi Zoom.

Pelatihan ini mengupas tuntas terkait metodologi penelitian baik secara kualitatif, kuantitatif dan campuran. Kegiatan ini menghadirkan pemateri yang sudah mumpuni dalam bidangnya seperti Dr. Ilham Kadir, MA, Prof Dr Abdul Hamid Habbe, SE MSi dan Prof dr H Veni Hadju, MSc PhD.

Salah satu pemateri, Prof dr H Veni Hadju, MSc PhD menyampaikan sangat senang dan bangga atas lembaga Wahdah yang memiliki Puslibang. Guru Besar FKM Unhas ini berpesan agar teman-teman peneliti di Wahdah Islamiyah harus menyiapkan diri karena menjadi peneliti bukan pekerjaan main-main. “Peneliti itu harus jujur, lapang dada dan ikhlas,” tambahnya.

Ustadz Ir H Iskandar Kato Msi selaku Kepala Puslitbang Wahdah Islamiyah mengharapkan ke depannya akan lahir banyak penelitian setelah pelatihan ini. Selain itu, penelitian juga merupakan sebuah amal jariyah. “Wadah riset ini untuk meningkatkan kualitas lembaga kita. Oleh karena itu, maria menyiapkan waktu, tenaga dan pikiran dan pekerjaan sebagai penelitia juga sebagai amal jariyah,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here