Muslimahwahdah.or.id – Sejumlah anak-anak yang terdampak gempa Mamuju dan Majene, terus mendapat penanganan pemulihan psikologis (trauma healing) tidak ketinggalan tim trauma healing dari Muslimah Wahdah Islamiyah yang melakukan program healing kepada sejumlah anak-anak korban gempa Mamuju. Mereka mengajak anak-anak korban gempa yang ada di pengungsian, bercerita hingga bermain agar mereka sejenak melupakan trauma akibat gempa bumi tersebut.

Sebelumnya tim trauma healing Muslimah Wahdah selalu terlibat aktif di beberapa daerah terdampak bencana alam, baik itu di Palu, Kalimantan, Jakarta dan daerah-daerah terdampak lainnya. Ketua Departemen Sosial Muslimah Wahdah Pusat, Ustadzah Herlinda, S.S, melalui komunikasi virtual menyampaikan bahwa “Muslimah wahdah akan selalu memaksimalkan ikhtiar kepada para korban bencana, bukan hanya bantuan logistik namun juga penanganan psikis akibat gempa juga secara khusus kami seriusi dengan membentuk tim trauma healing”. Daerah Kecamatan Malunda dan Ulumanda, merupakan salah satu lokasi terparah yang ditimpa bencana alam. Selain gempa, longsor juga terjadi di beberapa titik, dan Setelah bencana tersebut, sebagian besar masyarakat memilih untuk meninggalkan rumah dan mengungsi di tempat yang lebih tinggi dengan mengandalkan tenda terpal sebagai tempat tinggal sementara. “Secara tidak langsung, kondisi tersebut sangat mempengaruhi kondisi psikologi para korban utamanya bagi anak-anak yang belum terbiasa dengan kondisi tersebut,” kata Ummu iffah, kepada muslimahwahdah.or.id, Jumat (5/2). (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here