Unit Dakwah Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Palu dan Sigi gelar kegiatan Daurah Ramadhan Muslimah pada Sabtu (27/4/2019) di Gedung Namira Asrama Haji, Palu Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan persiapan bekal bagi para muslimah dalam menyambut bulan suci ramadhan.

Menghadirkan Ustadza Farida Aprianti, S.T.P., M.Si., yang merupakan Ketua Lazis Muslimah Wahdah Islamiyah Pusat, Da’iyah, Trainer Muslimah, dan Dosen STIBA Makassar. Beliau menjadi pengisi materi dengan tema Jalin Ukhuwah Bersama Meraih Kemenangan. Kegiatan ini dihadiri oleh 443 muslimah dari kota Palu dan Sigi.

Adapun rangkaian kegiatan ini memfasilitasi peserta yang hadir dengan mengecek kesehatan secara gratis, Cek Berat Badan Ideal, USG (bagi ibu hamil), dan Tensi.

Kegiatan ini berlangsung dari siang hingga sore hari. Saat membuka materi Ustadza Farida merasa terharu karena bisa bertemu dengan masyarakat kota Palu dan Sigi yang merupakan korban bencana alam pada 28 September Lalu.

“Saya menyampaikan turut berduka cita atas musibah yang menimpa kita lalu. Dan hari ini kita buktikan pada Allah bahwa Palu tidak tenggelam dengan kesedihan, tidak tenggelam dengan penderitaan. Tapi hari ini, semua bangkit. Kita ingin menunjukan rasa bersyukur (pada Allah), rasa terima kasih kita, yang salah satu buktinya (dengan) kita hadir di majelis ini.” Ujar Ustadza Farida.

Para peserta tampak bersemangat meski harus menahan gerah dan sesak karena jumlah peserta yang sangat padat. Setelah materi selesai dan istirahat untuk salat ashar, kegiatan dilanjut lagi dengan mengadakan kuis seputar materi daurah ramadhan. Suasana pun jadi ramai karena peserta yang berlomba unjuk tangan untuk menjawab pertanyaan dan mendapatkan hadiah. Kemudian dilanjut dengan penutup yang manis dari panitia, yaitu persembahan puisi yang membuat peserta tersentuh hingga menitikkan air mata.

Baca juga http://muslimahwahdah.or.id/unit-soskes-muslimah-wahdah-palu-gelar-khitanan-massal-dan-pengobatan-gratis-bagi-masyarakat-kota-palu/

“Saya seperti gelas kosong (saat datang), kemudian jadi terisi kembali. Hati ini jadi bersih lagi. Sampai merinding saya dengar tausiahnya tadi. MasyaAllah, saya sampai menangis. InsyaAllah persiapan ramadhannya ditingkatkan lagi, banyak tilawah, berdoa dan terutama (waktu) dengan keluarga.” Ujar salah satu peserta daurah ramadhan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here