Palu, Muslimah Wahdah Daerah Palu bekerja sama dengan Muslimah Wahdah Wilayah Sulawesi Tengah dan empat daerah lainnya, Sigi, Luwuk, Toli-toli, dan Tojo Una-Una, menggelar Semarak Dzulhijjah 1441 H pada Ahad (19/7) secara virtual menggunakan Zoom.

Dengan mengangkat tema Menapak Jejak Kesabaran Generasi Terbaik Menuju Kehidupan Normal Baru, kegiatan ini dihadiri 263 peserta dan menghadirkan Ustad H. Jasri Mahari, Lc., Alumni Universitas Muhammad Ibnu Saud Cab. Jakarta (LIPIA) sebagai pamateri.

“Rahasia dari kemuliaan hari-hari (10 hari pertama Dzulhijjah) tersebut, karena berkumpulnya induk-induk ibadah pada hari itu. Bisa sedekah, baca Qur’an, puasa, zikir, dan juga ibadah khusus yaitu qurban dan berhaji. Jika pada bulan suci ramadhan kita ada kesiapan sebelumnya, maka semangat itu di bawa juga untuk 10 hari pertama Dzulhijjah. Kalau malam yang paling mulia itu (ada) pada 10 malam terakhir ramadhan, maka hari-harinya yang mulia (ada) pada 10 hari pertama Dzulhijjah.” ujar Ustad Jasri saat menjelaskan keutamaan di 10 hari pertama Dzulhijjah.

Setelah berakhirnya sesi materi tersebut, berlanjut ke sesi tanya jawab. Kemudian kegiatan ditutup, dengan mengajak para Muslimah yang hadir untuk turut serta dalam Gerakan Muslimah Berqurban dan Belajar Islam Online (BIO) yang akan ditangani oleh masing-masing daerah.

Baca juga http://muslimahwahdah.or.id/serentak-muslimah-wahdah-sulsel-helat-semarak-dzulhijjah-1441-h/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here