(BANDUNG, 12/08/18) Muslimah Wahdah Islamiyah, kembali menggelar acara serentak di berbagai daerah dan provinsi yang kali ini bertajuk Semarak Dzulhijjah 1439 H. Acara ini merupakan salah satu bentuk rangkaian kegiatan untuk menyambut momentum Hari Raya Dzulhijjah yang pada tahun ini akan jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018.

Kota Bandung, sebagai ibukota Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu kota pilihan untuk diselenggarakannya acara ini. Pada hari Ahad, tanggal 12 Agustus 2018 bertempat di Masjid As-Safiir, Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung (STPB NHI), Muslimah Wahdah Wilayah Jabar menggelar acara Semarak Dzulhijjah yang dikemas dalam bentuk Tabligh Akbar Muslimah. Acara ini diisi langsung oleh Ketua Muslimah Wahdah Islamiyah Pusat sebagai pemateri, yaitu Ustadzah Harisa Tipa Abidin atau yang biasa dikenal dengan panggilan Ummu Khalid.

Dengan mengambil Judul “10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah, Keistimewaan yang Terlupakan”, Muslimah Wahdah Wilayah Jabar berharap akan mendorong peserta untuk hadir dan dapat menambah hasanah pengetahuan keislaman peserta terutama yang berkaitan dengan keutamaan sepuluh hari pertama Bulan Dzulhijjah. Selain itu, pemateri dan panitia juga berharap, melalui acara ini, bisa membangkitkan semangat peserta, baik semangat dalam berkurban ataupun berkorban.

Rangkaian acara Semarak Dzulhijjah ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Muslimah Wahdah Wilayah Jabar, Dina Intan Sukmana, selain itu, ada juga penampilan tasmi’ dari santri Rumah Tahfizh Anak (RTA) Nur Madinah Bandung yang turut mengawali rangkaian kegiatan Tabligh Akbar Muslimah ini. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Ketua Umum Muslimah Wahdah Islamiyah yang memaparkan tentang keistimewaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah.

Di akhir materi, Ustadzah Harisa mengangkat topik kurban dan pengorbanan serta memotivasi peserta untuk semangat dalam berkurban ataupun berkorban. Panitia pun memfasilitasi peserta bagi yang ingin berinfak melalui penyebaran amplop Lazis Wahdah dan kencleng infak, dimana hal ini sebagai bentuk aktualisasi dari semangat pengorbanan.

Dengan menggandeng panitia dari para pengurus Ikatan Keluarga Mahasiswa Muslim (IKMM) STPB, panitia dari Muslimah Wahdah Bandung merasa sangat terbantu untuk bisa menampilkan rangkaian acara yang berjalan lancar dari awal hingga akhir. Peserta pun nampak antusias mengikuti seluruh pemaparan materi serta antusias dalam mengajukan berbagai pertanyaan kepada pemateri.

Bekerja sama dengan pihak Yayasan Qiblat, Cianjur, Muslimah Wahdah Wilayah Jabar juga mendapatkan sumbangan 100 paket mushaf Al-Qur’an gratis yang dibagikan ke para peserta seusai acara.

Tercatat ada lebih dari 100 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Diantaranya memberikan kesan dan pesan terkait acara ini bahwa mereka sangat senang dan mengharapkan agar lebih sering didakan kegiatan seperti ini. Selain itu, peserta juga antusias dengan banyaknya hadiah dan door prize yang dibagikan oleh panitia termasuk mushaf Al-Qur’an yang dibagikan seusai acara. Bahkan, salah satu peserta sempat mengutarakan bahwa hal-hal seperti ini jarang ditemukan di Tabligh Akbar yang lain.

Peserta berharap kedepannya publikasi bisa lebih digencarkan lagi jika ada acara seperti ini. Sejalan juga dengan apa yang disapaikan Ketua Umum Muslimah Wahdah Islamiyah, bahwa beliau mengharapkan publikasi kegiatan kedepannya bisa lebih digencarkan lagi. Namun beliau memaparkan, bahwa selain untuk menyebarkan info kegiatan, beliau juga berharap hal ini bisa menjadi media informasi kepada masyarakat akan keberadaan Muslimah Wahdah Islamiyah di berbagai kota dan daerah di seluruh nusantara.(LIA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here