Gempa dengan kekuatan 7.0 SR yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (6/8) secara otomatis bisa menimbulkan trauma bagi masyarakat NTB. Dibandingkan orang dewasa, anak-anak lah yang lebih rentan terkena trauma pasca terjadinya bencana alam. Untuk itulah Muslimah wahdah Islamiyah Pusat mengirimkan 2 relawan muslimah dari Bima atas nama Lily suryani dan Dewi andriani, kedua relawan ini telah sampai di Lombok pada rabu( 8/8 ) dan mulai bertugas untuk melakukan trauma healing untuk anak-anak yang menjadi korban gempa di beberapa titik di wilayah Lombok. Berbagai pendekatan mereka lakukan untuk memberikan rasa nyaman dan ceria bagi anak-anak disana. Diantaranya  dengan bermain dan bercerita.

Setelah melakukan beberapa agenda bantuan terhadap korban gempa , agenda Trauma Healing memang  menjadi fokus kegiatan yang dilakukan oleh Muslimah wahdah di Lombok Situasi panik yang mencekam pastinya meninggalkan bekas trauma di hati dan pikiran banyak orang termasuk anak-anak.  Di tengah situasi mencekam ini penting bagi anak-anak untuk mendapat pelayanan pemulihan trauma atau trauma healing.  demikan ustadzah Harisa Tipa ketua muslimah wahdah pusat menegaskan. Semoga kedepan semakin banyak lagi kontribusi Muslimah Wahdah yang diberikan untuk ummat. Salam ukhuwah (U2)

 

45018df5-57da-4e3a-b557-48b614a463be T2 T3

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here