Momentum Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) XII Wahdah Islamiyah merupakan momen penting untuk merumuskan kerja-kerja dakwah untuk setahun ke depan. Pun dengan bidang V Wahdah Islamiyah, Bidang Kemuslimahan. Memasuki hari ketiga Mukernas XII Wahdah Islamiyah, Muslimah Wahdah memaparkan program-program kerja yang akan dilakukan pada tahun 2020, Ahad (15/12/2019) di Aula Arofah Asrama Haji Sudiang Makassar.

Ustadzah Harisa Tipa Abidin selaku Ketua Muslimah Wahdah Pusat menyampaikan bahwa tahun 2020 Muslimah Wahdah Islamiyah akan memfokuskan sasaran kerja pada ketahanan keluarga. Hal ini sebagai sambutan terhadap program yang telah dirilis oleh Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah terkait “Gerakan Pembinaan Keluarga”.

Keluarga dalam islam merupakan tumpuan pertama dalam membangun generasi peradaban. Sehingga penting untuk membina keluarga. Di tengah banyaknya program kerja yang diusung oleh Muslimah Wahdah, ketahanan keluarga merupakan bagian penting. Ustadzah Harisa menjelaskan bahwa dalam melahirkan kader muslimah tak hanya mereka yang pandai dalam menghadirkan kegiatan untuk ummat, tetapi kader yang memiliki kapasitas dalam pembinaan keluarga baik sebagai istri dan ibu. “Melahirkan kader muslimah tidak hanya pandai memimpin rapat, tetapi mereka memiliki kapasitas sebagai istri shalihah, sebagai penenang hati pasangan dan sebagai teladan untuk anak,” ujar Ustadzah, Ahad (15//12/2019).

Baca juga http://muslimahwahdah.or.id/nasyid-siswa-sd-wahdah-islamiyah-01-sukses-menitihkan-air-mata-peserta-mukernas-xii-wahdah-islamiyah/

Ustadzah Harisa menambahkan ketahanan keluarga tak dapat dicapai hanya dengan peran muslimah sebagai ibu, tetapi juga dibutuhkan dukungan dari kalangan suami dan terjalinnya komunikasi yang baik dalam keluarga. Fokus ketahanan keluarga yang dicanangkan Muslimah Wahdah ini disambut baik oleh pimpinan tinggi DPP Wahdah Islamiyah Ustadz Zaitun Rasmin. “Setelah DPP melaunching dan melancarkan gerakan pembinaan keluarga maka sambutan Muslimah Wahdah luar biasa baik secara organisatoris maupun secara personil. Timbullah kesadaran dan diharapkan benar bisa menjadi catatan bahwa muslimah kita sangat peduli dengan pembinaan keluarga,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here