MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
MUSLIMAH WAHDAH PUSAT
TUTUP

Ratusan Peserta Hadiri Semarak Dzulhijjah Muslimah DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba

Muslimahwahdah.or.id - MAKASSAR, BULUKUMBA— Unit Dakwah Muslimah Dewan Perwakilan Daerah Wahdah Islamiyah (DPD WI) Bulukumba menggelar Semarak Dzulhijjah secara perdana di Masjid Agung Bulukumba, Ahad (26/6/2022).

Kegiatan yang menghadirkan 360 muslimah ini mengusung tema “Meraih Puncak Keimanan dalam Manisnya Pengorbanan” bertujuan untuk menyemarakkan syi’ar Islam, menumbuhkan kesadaran kepada muslimah menyambut Bulan Dzulhijjah dengan berbekal ilmu syar’i dan ajang.

Kegiatan ini juga diapresiasi Ira Kasuara Hasyim, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) daerah Bulukumba, sesuai pesan yang disampaikan oleh perwakilannya. “Perkenankan saya atas nama pribadi dan selaku Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Bulukumba, memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Muslimah Wahdah Islamiyah atas terlaksananya kegiatan hari ini,” pesannya.

Lebih lanjut, istri wakil bupati Bulukumba tersebut juga mengakui program kerja yang dilaksanakan oleh Wahdah Islamiyah adalah program yang sangat positif. “Kita ketahui Wahdah Islamiyah adalah lembaga kemasyarakatan yang mempunyai banyak kegiatan yang mana program kerjanya begitu sangat positif, mengajak kepada kebaikan, dan menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat,” lanjutnya.

Semarak Dzulhijjah yang serentak dilakukan diseluruh Indonesia ini menghadirkan trainer dan da’iyah Muslimah Wahdah, Ustazah Harniaty Latief, sebagai pemateri.

Dalam pemaparannya, dia menyampaikan bahwa bulan Dzulhijjah memberikan pelajaran tentang arti keimanan dan pengorbanan. “Bulan Dzulhijjah itu memberikan pelajaran kepada kita tentang arti keimanan dan pengorbanan, jadi kita tidak bisa memberikan keimanan kita kalau kemudian tidak ada pengorbanan, keimanan itu bukti cinta dan cinta tidak bisa kita berikan kecuali siap untuk berkorban,” jelasnya.

Di akhir materinya, founder sekaligus pengelola yayasan WadilQurra’ itu menyampaikan tentang pengorbanan yang bisa dilakukan dalam Bulan Dzulhijjah. “Diantara pengorbanan yang bisa kita buktikan dibulan Dzulhijjah ini adalah pengorbanan waktu, meluangkan waktu kita untuk mempelajari Al Qur’an, meluangkan waktu kita untuk membaca Al-Qur’an, meluangkan waktu kita untuk kemudian mengamalkan Al-Qur’an,” tutupnya.

Dalam wawancara dengan salah satu peserta yang turut membawa anak-anaknya dalam agenda ini, Farida Andriana, lebih memilih datang menuntut ilmu daripada liburan.”Masalahnya toh kalau pergiki liburan tidak ada didapat (dibawa pulang, Pen.), kalau kesini dapatki ilmu,” pungkasnya.

0 Komentar

Belum ada pesan

Tinggalkan Pesan